BANDUNG, JPMN – Peta politik Kota Bandung tengah mengalami pergeseran signifikan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Kesepakatan koalisi antara Partai Golkar, Gerindra, dan PSI telah terbentuk, menandai langkah awal menuju Pilwakot Bandung yang semakin menarik.
Penandatanganan nota kesepakatan tersebut diadakan di Hotel Savoy Homan, Kota Bandung, pada Kamis, 23 Mei 2024. Tiga partai ini, yang sebelumnya merupakan bagian dari koalisi Indonesia Maju (KIM) pada Pemilu sebelumnya, kini bersatu untuk menghadapi tantangan Pilwalkot Bandung 2024.
Ketua Bidang Strategi Penggalangan Pemilih DPP Partai Golkar, Arfi Rafnialdi, menyambut baik kesepakatan tersebut. Dia menyatakan keharapannya agar harmoni yang telah terjalin dalam koalisi sebelumnya dapat berlanjut dalam perhelatan Pilwalkot Bandung. Menurutnya, pengalaman kerjasama di tingkat nasional, provinsi, dan tingkat kabupaten/kota menjadi modal berharga bagi koalisi ini.
Dengan total 18 kursi keterwakilan di legislatif, koalisi ini memenuhi syarat untuk mengusung calon wali kota dan wakil wali kota dalam Pilwalkot Bandung. Meskipun demikian, mereka tetap membuka pintu bagi partai lain untuk bergabung, terutama yang sebelumnya telah menjadi bagian dari koalisi Indonesia Maju.
Ketua DPD PSI Kota Bandung, Yoel Yosaphat, mengungkapkan dukungannya terhadap koalisi ini. Ia menyoroti militansi dan semangat Partai Gerindra dan Golkar, terutama dalam memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Kota Bandung dengan perolehan suara mencapai 52 persen.
Koalisi ini tidak hanya diwarnai oleh kekuatan politik semata, tetapi juga oleh harapan untuk mewujudkan program pemerintahan pusat di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran. Menurut Yoel, dengan koalisi ini, kemajuan Kota Bandung akan lebih mudah diraih karena kekompakan dan kebersamaan yang terjalin.
Meskipun demikian, proses seleksi calon wali kota Bandung masih berlangsung di internal partai. Survei yang dilakukan oleh lembaga yang ditunjuk oleh DPP Partai Golkar akan menjadi dasar penentuan calon tersebut.
Kesepakatan koalisi antara Golkar, Gerindra, dan PSI dalam Pilwalkot Bandung 2024 menandai sebuah tonggak penting dalam dinamika politik lokal. Dengan harapan untuk membangun Kota Bandung ke arah yang lebih baik, kolaborasi antarpartai menjadi kunci utama dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.










