GARUT, JPMN – Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Asep (58 tahun) ditemukan tewas setelah terjebak dalam sumur selama tiga hari di Desa Sukatani, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Proses evakuasi dilakukan oleh tim pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Garut pada Jumat, 9 Agustus 2024, dan sayangnya, Asep dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi.
Informasi mengenai adanya mayat di dalam sumur tersebut diterima oleh Damkar Garut pada Jumat pagi sekitar pukul 08.18 WIB. Hingga kini, penyebab kematian Asep di dalam sumur belum diketahui pasti. Jenazah Asep telah dibawa ke RSUD dr. Slamet untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.
Menurut kesaksian Ayi Suryaman (52 tahun), seorang warga yang pertama kali menemukan jasad Asep, ia awalnya berniat mengambil air dari sumur tersebut. Namun, ketika air sumur ditarik ke atas, Ayi mencium aroma tidak sedap dan mendapati air sumur telah berubah warna. Curiga dengan kondisi tersebut, warga kemudian beramai-ramai memeriksa sumur itu dan menemukan adanya mayat yang tergantung dalam posisi membungkuk.
Warga Desa Sukatani menyebut bahwa Asep memang tidak terlihat oleh tetangga sekitar sejak tiga hari sebelum ditemukan di dalam sumur. Kejadian ini pun segera dilaporkan kepada pihak kepolisian dan tim Damkar Garut, yang kemudian melakukan evakuasi jenazah dari dalam sumur.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian Asep masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.












