BANDUNG, JPMN – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah mengungkapkan prediksi tanggal puncak arus balik Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024 M. Prediksi ini termasuk di ruas Jalan Tol Trans Jawa yang memerlukan perhatian khusus dari masyarakat untuk menghindari terjebak dalam kemacetan panjang.
Menurut Menhub, titik lokasi paling krusial yang rawan terjadi kemacetan panjang saat puncak arus balik Lebaran 2024 terdapat pada wilayah Salatiga hingga Semarang. Daerah ini merupakan jalur pertemuan para pemudik dari Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Oleh karena itu, masyarakat, terutama pemudik yang kembali ke wilayah Jabodetabek, perlu waspada dan mengantisipasi kemacetan di daerah tersebut.
Jadwal puncak arus balik Lebaran 2024 menuju kawasan Jabodetabek dari arah Jawa Timur, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat diprediksi akan terjadi pada tanggal 13 dan 14 April 2024. Menhub menyarankan agar pemudik melakukan perjalanan kembali lebih awal, idealnya pada Sabtu, 13 April, untuk menghindari kenaikan jumlah kendaraan yang besar pada Minggu, 14 April, dan Senin, 15 April.
Menhub juga mengapresiasi kerja sama antara berbagai pemangku kepentingan dalam menyukseskan arus mudik Lebaran 2024. Salah satu indikator keberhasilan adalah peningkatan kecepatan rata-rata perjalanan. Sebagai contoh, kecepatan rata-rata perjalanan Jakarta-Semarang pada puncak mudik 2024 mencapai 67,59 km/jam, meningkat 12,5% dibandingkan dengan puncak mudik 2023.
Selain itu, Menhub juga meminta truk dengan tiga sumbu atau lebih untuk tidak beroperasi selama arus balik Lebaran 2024. Hal ini bertujuan untuk mencegah hambatan pergerakan pemudik, khususnya di Pelabuhan Merak dan Ciwandan.
Dalam kesempatan tersebut, Menhub menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap truk dengan tiga sumbu akan dilakukan. Kapolri telah berjanji untuk menjalankan tugas ini. Oleh karena itu, Menhub mengimbau kepada supir, pemilik kendaraan, dan pemilik barang untuk menahan diri dan mematuhi aturan tersebut.
Dengan adanya informasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi arus balik Lebaran 2024, sehingga perjalanan kembali ke kota asal dapat berjalan lancar dan aman.
Sumber: PRFMNews










