BANDUNG, JPMN – Jalur Nagreg diprediksi akan menjadi jalur tersibuk selama masa arus mudik dan balik serta libur Lebaran tahun 2024 ini. Jalur ini merupakan jalur utama menuju kawasan Selatan Jawa Barat (Jabar).
Eric Alam Prabowo, Humas Dishub Kabupaten Bandung, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemantauan langsung di Pos Dishub Kabupaten Bandung di Nagreg, belum banyak pergerakan pemudik pada H-7 lebaran, Rabu, 3 April 2024 kemarin.
“Sejak kemarin sudah terlihat beberapa pemudik yang melintas dengan ciri pemudik itu. Namun dari pantauan kami dari perhitungan lalu lintas belum ada peningkatan dari tahun 2023,” kata Eric saat berbicara di Radio PRFM 107,5 News Channel hari ini, Kamis, 4 April 2024.
Diperkirakan pemudik akan mulai bergerak melintasi kawasan Nagreg mulai hari Kamis ini dan terus bertambah pada Jumat besok, mencapai puncaknya pada Sabtu dan Minggu akhir pekan ini. “Kemungkinan yang dari Jakarta dan Banten bergerak mulai Jumat malam atau Sabtu pagi dan tiba di Nagreg ini Sabtu siang atau Minggu,” jelasnya.
Dari pantauan Dishub Kabupaten Bandung, kendaraan motor masih mendominasi. Eric juga mengungkapkan bahwa kendaraan besar masih diizinkan melintas hari ini, namun mulai dilarang beroperasi pada 5 April besok. “Motor masih sangat mendominasi pada H-7 kemarin sampai 55 persen,” tambahnya.
Meski begitu, Eric menyayangkan masih adanya pemudik yang melakukan bonceng tiga dengan menggunakan motor, sehingga diharapkan hal itu bisa dicegah.
Menyikapi situasi ini, masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik diimbau untuk memperhatikan ketentuan yang berlaku, seperti penggunaan kendaraan pribadi yang aman dan tertib berlalu lintas, serta mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama.
Diharapkan dengan kesadaran dan kepatuhan dari semua pihak, arus mudik dan balik tahun ini dapat berlangsung lancar dan aman tanpa terjadi gangguan berarti.










