TKW Asal Subang Meninggal Akibat Syok Mendengar Suami Tewas Tersengat Listrik

oleh
oleh

Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja di Taiwan, Robiyanti (46) meninggal dunia akibat sakit. Pihak keluarga bersama petugas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Paguyuban Pami dan PT KS menjemput jenazahnya di Bandara Soekarno Hatta, Kamis 15/3/2018.

Kasie Penempatan TKI Bidang Bina Penta Disnakertrans H. Indra Suparman menjelaskan, Robiyanti ditemukan sudah tidak bernyawa saat dibangunkan majikannya 24 Pebruari lalu, korban mengalami penyakit jantung dan Hipertensi.

Robiyanti diduga terpukul mendengar kabar kematian suaminya, Dani Wiharja yang tewas akibat tersengat  listrik saat bekerja pada 22 pebruari atau dua hari sebelum kematian Robiyanti. Robiyanti diemput dan dimakankan di pemakaman umum tempat tinggal korban yaitu di Kampung Mariuk, Tambak Dahan.

Dijelaskan Indra, pihaknya mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban. Kemudian langsung menghubungi PJTKI PT Sukma Karya Sejati yangmemberangkatkan korban ke Taiwan sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2KI)

“Ketika dilakukan pengecekan memang korban begitu adanya (Sudah meninggal). Begitu kita dapat laporan dari keluarga koran bahwa korban meninggal akibat serangan jantung, kita langsung follow up” ujar Indra.

Robiyanti dan suaminya yang meninggal selang dua hari, meninggalkan seorang anak laki-laki berusia 3 tahun bernama Gilang Fahreza. Robiyanti berangkat ke Taiwan pada bulan oktober 2016.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang, Drs. Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya sampai sejauh ini belum menerima surat pengajuan dari Desa mengenai musibah yang menimpa keluarga korban. Jika ada ajuan, Dinas Sosial bisa langsung merespons, apalagi meninggalkan anak berusia 3 tahun.

“Jika pihak desa mengajukan maka akan kita proses bantuan untuk Gilang” ujarnya. (JP)