Kepala Kantor Perum Bulog Sub Divisi Subang, Agus Supriyanto mengungkapkan, stok ketersediaan Beras Sejahtera (Rasta) untuk tahun 2017 sudah habis seiring dengan program Raskin/Rasta yang akan diganti dengan program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). BPNT yang didistribusikan dari Bulog untuk bantuan pengganti beras Raskin berbentuk kartu dengan nilai nominal Rp 110.000.
“Kartu tersebut didistribusikan oleh Bulog berdasarkan data dari Dinas Sosial. Dibagikan satu kartu per KK untuk masyarakat kategori kurang mampu/miskin. Nanti kartu tersebut bisa digunakan untuk berbelanja kebutuhan beras ada toko atau kios yang sudah dirujuk” Agus menerangkan kepada Jabar Publisher.
Untuk Rasta sendiri, pendistribusiannya sudah berakhir pada bulan Desember 2017. Sedangkan beras yang turun di bulan januari, Pebruari serta Maret 2018 adalah bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah.
Dalam rangka menjamin ketersediaan stok pangan yang cukup terutama beras untuk kebutuhan penyaluran di seluruh wilayah Indonesia dan turut berperan serta dalam usaha memberdayakan dan mengembangkan kondisi ekonomi sosial masyarakat/lingkungan sekitar, Bulog Sub Divisi Subang tetap menjalankan rencana pemerintah dalam bidang pangan yaitu menjadi penyedia stock beras untuk tingkat Nasional dengan target 42 ribu Ton pertahun. Dengan harga beras Rp. 7400, Gabah Rp. 4600.
Selain itu Perum Bulog Sub Divre Subang akan mengembangkan Rumah Pangan Kita (RPK) untuk menyuplai kebutuhan pangan ke masyarakat. Selain itu, RPK juga dapat menekan harga komoditas utama penyebab inflasi.
“Sekarang ini, perkambangan RPK sudah mencapai 700 RPK untuk wilayah Subang dan Purwakarta. Dengan target yang ingin dicapai di tahun 2018 ini adalah 1101 RPK” Terang Agus. “RPK ini adalah kepanjangan tangan Bulog kepada masyarakat. Ke depannya nanti Bulog sudah menjalin komitment dengan BRI untuk memberikan permodalan kepada UKM-UKM untuk memperbesar usaha dan permodalan agar RPK-RPK ini berkembang” lanjut Agus Supriyanto.
Rumah Pangan Kita adalah program kerja sama antara Bulog dan masyarakat. Warga yang menjadi agen RPK akan mendapatkan suplai kebutuhan pangan berupa beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung. Kepala Perum Bulog Sub Divre Subang, Agus Supriyanto mengatakan, program RPK merupakan salah satu wujud dari upaya Bulog untuk menstabilkan harga pangan dan juga merupakan perwujudan fungsi Bulog untuk menyediakan bahan pangan yang terjangkau. (Ratna Ning/ JP)










