Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Subang memasang alat detektor canggih untuk mmperketat dan mencegah peredaran narkoba di sekitar Warga binaan Lapas Subang. Kepala Lapas Subang, Kardiyono mengungkapkan peredaran narkoba yang saat ini makin parah mendorong pihaknya mengantisipasi dengan menguatkan komitmen di jajaran Lapas dan mensosialisasikan bahaya narkoba. Selain itu, Lapas menggunakan alat detektor canggih dan warga binaan Lapas dilarang menggunakan hape.
Dengan kecanggihan alat detektor ini pihaknya baru-baru ini mengungkap pengunjung yang membawa obat penenang dan disembunyikan di sendal japit. “KIta berhasil mengungkap seorang pembesok yang membawa obat penenang jenis dumolit dan kasus tersebut sudah kita limpahkan ke Polres Subang” terang Kardiyono.
“Kita akan terus melakukan penguatan dan komitmen di jajaran Lapas Subang” sambung Kardiyono lagi. Jika ditemukan stafnya terlibat maka akan dikenakan sanksi berat. Mereka juga diwajibkan tidak mengenakan ponsel selama bertugas, memakai narkoba dan melakukan pungli. Untuk komunikasi, semua petugas menggunakan HT (handi Talkie). Sedangkan para pengunjung yang membesuk dan membawa barang bawaan akan diperiksa dengan alat detektor canggih. “Pengunjung diperiksa secara khusus sehingga tidak ada secuilpun narkoba yang bisa masuk” ungkapnya.
warga binaan Lapas saat ini 906 0rang. Sebanyak 398 orang diantaranya merupakan penghuni Lapas kasus narkoba. (RN/JP)










