Gabungan Serikat Buruh Subang Kawal Rapat Depekab Dengan Aksi Damai

oleh
oleh

RATUSAN buruh dari berbagai serikat pekerja yang tergabung dalam Aliansi Buruh Subang (ABS) melakukan aksi demo di halaman depan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran)  Jalan Mayjen Sutoyo, Subang, Kamis (18/1/2018). Mereka mengawal rapat dewan pengupahan kabupaten (Depekab) yang sedang membahas penetapan upah minimum sektor kabupaten (UMSK).

Serikat pekerja  yang tergabung dalam KASBI, FSPMI, SPMKB, SPG Youtex, KSPSI, SPDAG, SPN  mendapat pengawal dari Pengamanan Gabungan dari Polres, Kodim, Satpol PP dan Dinhub sejak bergerak dari PT. BMP di Patokbeusi-Pabuaran-Cipeundeuy-Kalijati hingga Disnakertran. Mereka juga meminta Bupati Subang tidak merekomendasikan upah padat karya atau upah dibawah UMK. Sebaliknya merekomendasikan rekomendasi hasil rapat LKS Tripartit terkait kesepakatan pengelompokan UMKS diberlakukan oleh Depekab Subang.

Sementara rapat Depekab Subang berlangsung, para pejuang buruh terus saja berorasi dan beraksi damai di depan gedung Disnakertrans tempat berlangsungnya rapat.

“Kami tidak ingin nasib pekerja/buruh pabrik selalu dirugikan karena ada pihak tertentu yang menghendaki upah sector padat karya segera diberlakukan. Padahal belum ada ada kata sepakat antara unsur serikat pekerja dengan  APINDO Subang,” kata Ida, salah seorang orator yang aktif berteriak di atas mobil aksi demo. Ida menyebutkan juga,  Perda Ketenagakerjaan yang masih mengambang dan katanya sedang dibahas oleh DPRD Subang. (RN)

 

Picture 058