Samsat Subang Turunkan Tim KTMDU Door To Door Sampaikan Langsung Pemberitahuan Pajak Kendaraan

oleh
oleh

Subang, JPMN – Guna mengejar Target Pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor saat ini petugas penelusur KTMDU (Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang) Dari Samsat Subang melakukan Door To Door langsung ke warga.

Petugas penelusur KTMDU (Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang) adalah tim lapangan dari Samsat (Bapenda, Kepolisian, dan Jasa Raharja) yang bertugas mendatangi langsung rumah atau lokasi wajib pajak yang menunggak pajak kendaraan bermotor. 

“Saat ini kami sudah intensif ke lapangan berbekal data menyampaikan pemberitahuan pajak terutang, adapun kalau kendaraan warga tersebut sudah berpindah tangan maka kami bantu untuk pemblokiran melalui aplikasi sapa warga” ujar Apriana salah satu petugas KTMDU kepada JPMN, Selasa 31 Maret 2026.

Berikut adalah poin-poin penting terkait aktivitas petugas penelusur KTMDU:

Tujuan Penelusuran Lapangan, Verifikasi Data: Memastikan keberadaan kendaraan dan pemiliknya yang terdaftar di database Samsat.

Mengingatkan Wajib Pajak: Memberikan edukasi dan peringatan kepada pemilik yang pajaknya jatuh tempo.

Update Data: Melakukan verifikasi jika kendaraan sudah dijual, rusak berat, atau hilang agar data wajib pajak diperbarui. 

Tindakan Petugas di Lapangan, Kunjungan Rumah (Door-to-door): Petugas mendatangi lokasi wajib pajak.

Penyampaian Informasi: Petugas menjelaskan status penunggakan dan memberikan solusi atau informasi terkait program relaksasi/pemutihan pajak.

Sosialisasi: Melibatkan pihak lain seperti Bhabinkamtibmas untuk sosialisasi pajak. 

Lalu apa yang Harus Dilakukan Wajib Pajak? Jangan Panik, Jika didatangi, kooperatif dengan petugas.

Bayar Pajak, Segera bayar di tempat (jika ada layanan mobile) atau di Samsat terdekat.

Lapor Jual, Jika kendaraan sudah bukan milik Anda, segera lakukan lapor jual atau balik nama agar tidak terkena tagihan di masa depan. 

Ridho salah satu warga yang mendapat surat pemberitahuan merasa terbantu dengan adanya petugas KTMDU.

“Ya sebenarnya motornya sudah pindah tangan atau sudah dijual dan tadi langsung dibantu untuk pemblokiran melalui aplikasi sapa warga” ungkapnya.

Ridho mengajak kepada warga Jawa Barat untuk taat membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu.

“Sekarang dibawah pimpinan Gubernur Kang Dedi Mulyadi kita sudah merasakan manfaat langsung dari pajak ini, jalan – jalan dikebut perbaikannya sehingga waktu tempuh lebih cepat dan ini tentunya menjadi efisiensi langsung bagi kita karena konsumsi bensinpun lebih ngirit” pungkasnya. [RFH]

No More Posts Available.

No more pages to load.