BANDUNG, JPMN – Perubahan iklim telah menjadi perhatian global yang mendesak, karena dampaknya yang merugikan terhadap kehidupan manusia.
Seluruh masyarakat dunia harus bersiap mengantisipasi ancaman serius ini. Salah satu dampak yang patut dikhawatirkan adalah hilangnya sejumlah besar jenis makanan yang kita konsumsi sehari-hari.
Berikut adalah beberapa makanan yang terancam punah dan tidak akan bisa ditemukan lagi di dunia akibat perubahan iklim:
- Cokelat: Pohon kakao, penyedia bahan dasar pembuatan cokelat, terancam punah karena perubahan iklim yang mengganggu kondisi tumbuhnya. Produksi kakao dapat terganggu oleh suhu yang lebih rendah dari biasanya dan kekurangan kelembaban.
- Beras: Sebagai sumber karbohidrat utama, produksi beras terganggu oleh perubahan pola musim hujan yang dipicu oleh perubahan iklim. Hal ini menyebabkan penurunan hasil panen yang berdampak pada ketersediaan beras.
- Kopi: Peningkatan suhu menyebabkan peningkatan populasi hama yang merugikan tanaman kopi, mengurangi hasil produksi kopi secara signifikan.
- Pisang: Ancaman penyakit Panama Disease yang disebabkan oleh jamur berbahaya mengancam kepunahan jenis-jenis pisang tertentu, menyebabkan kerugian besar dalam produksi pisang.
- Kacang: Perubahan iklim dan pemanasan global mengancam kelangsungan hidup tanaman kacang, dengan perkiraan lebih dari 60 persen jenis tumbuhan kacang liar akan punah pada tahun 2055.
- Alpukat: Alpukat menjadi sulit untuk dibudidayakan karena kebutuhan lingkungan tropisnya terganggu oleh dampak pemanasan global.
- Kentang: Para petani kentang di berbagai negara menghadapi kesulitan dalam produksi karena suhu udara yang semakin meningkat.
- Madu: Ancaman kepunahan lebah, yang merupakan produsen utama madu, terkait dengan penurunan protein dalam serbuk sari akibat peningkatan kadar CO2.
- Jagung: Perubahan iklim mengakibatkan penurunan hasil panen jagung, yang berdampak pada ketersediaan pangan di berbagai negara.
- Ikan: Populasi ikan di laut terancam berkurang drastis akibat perubahan iklim, pencemaran, dan penangkapan berlebihan.
Dengan pemahaman akan potensi kehilangan sumber makanan yang penting ini, penting bagi kita untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan melindungi keberlangsungan makanan di dunia.
Kesadaran dan tindakan bersama dari seluruh masyarakat dunia menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ini.










