BANDUNG, JPMN – Perut buncit sering kali menjadi masalah bagi banyak orang, baik pria maupun wanita. Dokter dan vlogger kesehatan, dr. Ema Surya Pertiwi, mengungkapkan bahwa perut buncit tidak selalu disebabkan oleh kebiasaan makan terlalu banyak.
Ada faktor lain yang sama buruknya yang bisa menyebabkan perut buncit jika dilakukan terus menerus, yaitu kurang tidur dan kurang istirahat.
Menurut dr. Ema Surya Pertiwi, kurang tidur dan kurang istirahat dapat membuat tubuh selalu kekurangan energi. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang berpikir bahwa kita membutuhkan lebih banyak energi untuk menjaga stamina.
“Ketika kalian kurang tidur dan kurang istirahat, tubuh akan berpikir bahwa kalian butuh energi lebih untuk menjaga stamina,” jelasnya dalam video di kanal YouTube EmaSuperr pada Minggu, 30 Juni 2024.
Akibatnya, tubuh akan terus meminta asupan makanan lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan energi yang dianggap kurang tersebut. Hal ini tentunya bisa menyebabkan perut menjadi buncit.
Lebih lanjut, dr. Ema Surya Pertiwi menjelaskan bahwa kurangnya istirahat juga akan memperlambat proses pencernaan makanan di dalam tubuh. Sehingga, tubuh akan menyimpan seluruh energi yang masuk dari makanan tersebut dalam bentuk lemak.
“Itu akan diperlambat prosesnya oleh tubuh dan ditahan, diserap, disimpan, dalam bentuk lemak pada perut,” pungkas dr. Ema Surya Pertiwi.
Dari penjelasan dr. Ema Surya Pertiwi, kita dapat menyimpulkan bahwa menjaga pola tidur dan istirahat yang cukup sangat penting untuk menghindari perut buncit. Selain memperhatikan pola makan, memastikan tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan dan mencegah penumpukan lemak di perut.
Mulailah dengan mengatur waktu tidur dan istirahat yang cukup agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari perut buncit.











