BEKASI, JPMN – Satu keluarga yang terdiri dari lima orang menjadi korban meninggal dunia dalam kebakaran hebat yang terjadi di sebuah gudang perabotan di Jalan Tugu, Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi, pada Rabu pagi, 3 Juli 2024.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Bekasi, Aceng Solehudin, mengonfirmasi peristiwa tragis tersebut.
“Korban meninggal lima orang atau satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dua anak perempuan, serta keponakan,” ujar Aceng pada Rabu, 3 Juli 2024. Identitas para korban adalah Suryan, pemilik gudang; Nelly Lisayanti, istrinya; dua anak mereka, Zahra dan Alma; serta keponakan mereka, Endah.
Menurut kronologi kejadian yang disampaikan oleh Aceng, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 06.45 WIB. Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 06.59 WIB. “Kami langsung melakukan pemadaman ketika tiba di lokasi,” tambahnya.
Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kobaran api yang akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.06 WIB. Aceng menduga penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang memicu api besar dan dengan cepat membakar sebagian bangunan gudang tersebut. “Akibat dari kebakaran gudang tersebut, kerugian ditaksir mencapai sebesar Rp1 miliar,” ujarnya.
Kapolsek Jatiasih, Kompol Suroto, menjelaskan bahwa seluruh korban ditemukan terjebak di kamar mandi gudang yang terbakar. “Korban diduga berlindung di kamar mandi karena api datang dari depan. Tetapi mereka tidak bisa keluar hingga akhirnya kelimanya terjebak di dalam,” jelas Suroto.
Peristiwa ini menambah daftar panjang tragedi kebakaran yang merenggut nyawa dan harta benda. Kejadian seperti ini mengingatkan kita akan pentingnya langkah-langkah pencegahan kebakaran serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
Sumber: PRFM News










