Ketua DPRD Kota Bandung Mendorong Langkah Cepat Hadapi Kasus DBD

oleh
oleh
Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan

BANDUNG, JPMN – pKasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bandung menjadi perhatian serius bagi Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan. Tedy Rusmawan mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk bertindak cepat guna menekan kasus DBD tersebut secepat mungkin. Dalam upayanya, Tedy memberikan lima catatan penting yang diharapkan dapat membantu penanganan DBD di Kota Bandung.

Pertama, Tedy menekankan pentingnya Dinas Kesehatan Kota Bandung untuk segera membuat surat edaran kepada masyarakat tentang kesiagaan terhadap DBD. Surat edaran ini penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang tindakan pencegahan yang harus dilakukan.

Kedua, Tedy meminta agar Puskesmas aktif melakukan edukasi 3M, terutama di kawasan padat penduduk atau wilayah yang rawan terjangkit DBD. Edukasi ini diperlukan agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan agar tidak menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypti.

Selanjutnya, Pemerintah Kota Bandung juga diminta untuk mengoptimalkan layanan 119 sebagai sarana konsultasi kesehatan bagi warga, khususnya terkait DBD. Hal ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan bantuan terkait DBD.

Tidak hanya itu, peran tim teknis penanganan DBD Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama aparat kewilayahan juga harus dioptimalkan. Mereka perlu melakukan sosialisasi tentang 3M (menguras, menutup, dan mengubur) serta pembagian abate untuk mengendalikan populasi nyamuk Aedes Aegypti.

Terakhir, Tedy Rusmawan juga menyoroti pentingnya persiapan rumah sakit dalam menghadapi lonjakan pasien DBD. Dia menekankan bahwa Pemerintah Kota Bandung harus siap mengantisipasi peningkatan signifikan jumlah pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit. Dengan demikian, diharapkan kematian akibat DBD dapat diminimalisir dan semua pasien dapat mendapatkan penanganan yang baik.

Upaya-upaya yang diperjuangkan oleh Ketua DPRD Kota Bandung ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menangani kasus DBD di Kota Bandung. Semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, perlu bersatu untuk mengatasi masalah ini demi kesehatan dan keselamatan bersama.