Sri Mulyani Bantah Isu Pengunduran Diri, Tegaskan Komitmen Kelola Keuangan Negara

oleh
oleh

Jakarta, JPMN – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya angkat bicara terkait isu pengunduran dirinya yang belakangan santer beredar. Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak pada Selasa (18/3/2025), Sri Mulyani dengan tegas membantah rumor tersebut.

“Saya tegaskan, saya ada di sini. Berdiri, dan tidak mundur,” ujar Sri Mulyani menepis kabar yang beredar.

Komitmen Menjaga Keuangan Negara

Lebih lanjut, Sri Mulyani menegaskan bahwa dirinya bersama tim Kementerian Keuangan akan terus bekerja keras dalam menjaga stabilitas keuangan negara serta mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Keuangan negara merupakan instrumen yang sangat penting bagi pencapaian tujuan pembangunan yang telah disampaikan oleh Presiden Prabowo,” tuturnya.

Selain itu, Sri Mulyani juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, khususnya dalam pengelolaan keuangan negara. “Kami akan tetap teguh bekerja dan fokus dalam mengelola APBN,” tambahnya.

Dampak Isu Pengunduran Diri terhadap Pasar

Isu pengunduran diri Sri Mulyani sempat menimbulkan gejolak di pasar keuangan. Beberapa analis mengaitkan rumor ini dengan sentimen negatif yang mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Bahkan, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat dihentikan sementara setelah IHSG anjlok sebesar 3,84 persen.

Tak hanya itu, nilai tukar rupiah juga tertekan terhadap dolar AS akibat ketidakpastian di sektor ekonomi. Meski demikian, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) turut membantah isu tersebut dan menyatakan dukungan mereka terhadap keberlanjutan kepemimpinan Sri Mulyani di Kementerian Keuangan.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan spekulasi yang beredar dapat mereda, sehingga stabilitas ekonomi dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara tetap terjaga.

No More Posts Available.

No more pages to load.