BANDUNG, JPMN – Bandung, sebagai salah satu kota besar di Indonesia, memiliki berbagai jembatan yang menjadi akses penghubung antar daerah di sekitarnya.
Salah satu jembatan yang paling padat di Bandung adalah Jembatan Rancamanyar di Kabupaten Bandung. Setiap harinya, sekitar 9.000 kendaraan melintas di jembatan ini, menjadikannya jembatan dengan lalu lintas terpadat di kota tersebut.
Kemacetan adalah hal yang biasa terjadi di Jembatan Rancamanyar. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis, 11 Oktober 2023, menyampaikan bahwa 9.000 kendaraan melintasi jembatan ini setiap harinya. “Sembilan ribu kendaraan melintasi Jembatan Rancamanyar setiap harinya,” tulisnya.
Untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi, Pemerintah Kabupaten Bandung telah mengambil langkah konkret dengan membangun jembatan khusus sepeda motor. Pembangunan ini menelan anggaran sebesar Rp7,5 miliar. Pembangunan jembatan khusus sepeda motor di Rancamanyar merupakan hasil dari aspirasi masyarakat setempat yang merasa perlu adanya pemisahan jalur antara kendaraan roda dua dan roda empat.
Selain pembangunan jembatan khusus sepeda motor, Pemerintah Kabupaten Bandung juga telah mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membangun Jembatan Dayeuhkolot. Usulan ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban lalu lintas di Jembatan Rancamanyar dan daerah sekitarnya, sehingga kemacetan dapat diminimalisir.
Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan kemacetan di Jembatan Rancamanyar dapat berkurang, dan masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar dan efisien. Semoga pemerintah terus mendengarkan aspirasi masyarakat dan memberikan solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan lalu lintas di Bandung.










