BANDUNG, JPMN – Dokter sekaligus healthy vlogger, dr. Ema Surya Pertiwi, kali ini membagikan informasi mengenai makanan pembakar lemak yang cocok dikonsumsi oleh para pejuang diet.
Makanan-makanan ini dikenal ampuh untuk membantu program diet dan menurunkan berat badan. Berat badan berlebih atau obesitas seringkali menjadi kondisi yang tidak nyaman, sehingga banyak orang berusaha menjalani program diet untuk mengatasinya.
Salah satu cara efektif yang dapat dilakukan adalah dengan mengonsumsi makanan pembakar lemak. Berikut ini adalah enam makanan pembakar lemak yang direkomendasikan oleh dr. Ema Surya Pertiwi:
1. Kayu Manis
Kayu manis dapat membantu menstabilkan kadar insulin, gula darah, serta tekanan darah jika dikonsumsi secara rutin dengan mencampurkannya ke dalam kopi pahit atau teh. Kayu manis dapat membuat seseorang merasa tidak terlalu lapar, menekan nafsu makan, dan mempercepat metabolisme tubuh.
2. Kopi Tanpa Gula
Kopi mengandung kafein yang berfungsi sebagai stimulan dan diuretik. Menurut dr. Ema, mengonsumsi kopi tanpa gula sebelum berolahraga dapat memberikan energi tambahan dan membantu membakar lemak berlebih. Efek diuretik pada kopi juga membantu membuang cairan yang tidak diperlukan oleh tubuh. Selain itu, konsumsi kopi terbukti dapat menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dan tekanan darah.
3. Putih Telur
Mengonsumsi putih telur untuk sarapan sekitar tiga butir setiap pagi dapat menekan nafsu makan dan menurunkan kadar LDL. Dr. Ema juga menyebutkan bahwa laju metabolisme seseorang yang mengonsumsi putih telur untuk sarapan dapat meningkat sekitar 20-35%.
4. Teh Hijau
Teh hijau dapat meningkatkan metabolisme tubuh, membakar lemak jahat, dan menekan nafsu makan jika dikonsumsi dengan cara yang benar. Dr. Ema menyarankan untuk rutin mengonsumsi teh hijau sebagai bagian dari diet.
5. Jahe
Mengonsumsi jahe setiap hari dapat mengurangi kadar lemak, terutama di bagian perut dan paha. Jahe dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu membakar lemak lebih cepat.
6. Cabe
Senyawa capsaicin yang terdapat dalam cabe dapat meningkatkan metabolisme tubuh sebanyak 50 kalori per hari. Konsumsi cabe secara rutin juga terbukti dapat menurunkan kadar LDL dan menekan nafsu makan, sehingga membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.
Dengan mengonsumsi makanan-makanan di atas secara rutin, diharapkan program diet dapat berjalan lebih efektif dan memberikan hasil yang diinginkan. Selalu konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter sebelum memulai program diet untuk mendapatkan hasil yang optimal.












