Jakarta, JPMN – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pandangannya tentang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang berlangsung dengan tenang dan damai. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pilkada ini menunjukkan adanya kemajuan dalam proses pendewasaan berpolitik di Indonesia.
Hal ini disampaikan Presiden Prabowo dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia 2024 yang digelar di Jakarta pada Jumat, 29 November 2024. Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk memastikan jalannya Pilkada Serentak berjalan lancar. Menurutnya, suasana yang damai selama proses Pilkada menandakan adanya kematangan dalam berpolitik, baik di tingkat masyarakat, negara, maupun pemerintahan.
Pendewasaan dalam Berpolitik
Presiden Prabowo menilai, penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 mencerminkan perkembangan positif dalam kehidupan demokrasi Indonesia. Ia menekankan bahwa masyarakat Indonesia kini telah menganggap pergantian pemimpin daerah melalui mekanisme pemilu sebagai hal yang wajar dan biasa.
“Ini menandakan terjadi suatu kematangan, terjadi suatu proses pendewasaan dalam bermasyarakat, bernegara, berpolitik,” kata Prabowo. Proses ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah semakin terbiasa dengan mekanisme demokrasi, di mana pergantian pemimpin dapat berlangsung dengan damai melalui kotak suara.
Meskipun demikian, Presiden mengakui bahwa masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki dalam proses politik di Indonesia. Ia menyebutkan, “Walaupun mungkin kita belum puas, harus kita perbaiki, benar,” namun secara keseluruhan, ia melihat adanya kemajuan signifikan dalam proses pendewasaan politik.
Menang dengan Bijak, Kalah dengan Legowo
Selain mengapresiasi suasana damai dalam Pilkada, Presiden juga memberikan pesan penting mengenai sikap yang perlu dijunjung oleh para calon kepala daerah yang terlibat dalam pemilu. Bagi pihak yang memenangkan kontestasi Pilkada, Prabowo mengingatkan untuk tidak euforia berlebihan. Sebaliknya, ia mengajak pemenang untuk bekerja untuk kepentingan seluruh rakyat.
“Yang penting kalau menang bekerja untuk seluruhnya,” ujar Prabowo. Ia mengingatkan bahwa tujuan utama politik adalah kesejahteraan rakyat, dan hal ini harus menjadi fokus utama bagi para pemimpin terpilih.
Di sisi lain, Presiden juga menegaskan pentingnya sikap dukungan dari pihak yang kalah dalam pemilu. Menurutnya, meskipun kalah dalam Pilkada, pihak yang tidak terpilih tetap memiliki peran penting dalam mendukung pemerintah yang terpilih agar dapat bekerja maksimal demi kepentingan rakyat Indonesia.
“Kalau kalah mendukung yang menang untuk seluruhnya, untuk seluruh rakyat Indonesia,” pesan Prabowo. Dengan sikap ini, diharapkan tercipta iklim politik yang sehat dan konstruktif, di mana semua pihak bekerja sama untuk memajukan bangsa.
Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 yang berjalan tenang dan damai menandakan adanya kemajuan dalam proses demokrasi dan pendewasaan politik di Indonesia. Masyarakat semakin mampu menerima pergantian pemimpin secara damai, sementara para calon kepala daerah diharapkan menunjukkan sikap kedewasaan dengan bekerja untuk seluruh rakyat, baik yang menang maupun yang kalah. Dengan demikian, proses politik di Indonesia dapat terus berkembang menuju negara yang lebih matang dan demokratis.











