Mengungkap 6 Kebiasaan Sehari-hari Orang yang Berumur Panjang

oleh
oleh
Seiring bertambah usia, macam-macam penyakit dapat muncul, seperti hipertensi dan diabetes. Banyak faktor menentukan degenerasi ini, seperti genetika dan gaya hidup. (Siri Stafford)

SUBANG, JPMN – Keberlangsungan hidup hingga usia seratus tahun atau lebih menjadi dambaan banyak orang. Meskipun faktor keturunan berperan dalam kesehatan dan umur panjang, penelitian menunjukkan bahwa genetika hanya mempengaruhi sekitar 25 persen variasi jangka hidup manusia.

Sebanyak 75 persen sisanya dipengaruhi oleh faktor keberuntungan, lingkungan, dan kebiasaan hidup. Untuk itu, penelitian terhadap orang-orang berumur panjang memberikan petunjuk tentang kebiasaan apa yang dapat memperpanjang umur, bebas dari penyakit dan kecacatan.

  1. Aktivitas Fisik Terus Dilakukan: Penelitian menunjukkan bahwa terus melakukan aktivitas fisik secara teratur adalah kunci penentu umur panjang. Orang yang hidup hingga usia 100 tahun cenderung tetap bergerak tanpa memandang usia mereka. Aktivitas fisik dapat mengurangi risiko kematian akibat berbagai penyakit seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, stroke, dan kanker.
  2. Keterhubungan dengan Komunitas: Orang-orang yang hidup hingga usia seratus tahun lebih sering terhubung dengan komunitas mereka. Ikatan yang erat dalam masyarakat dapat memberikan dampak positif pada kesehatan dan umur panjang. Contoh dari wilayah Lembah Hunza di Pakistan menunjukkan bahwa lingkungan dan masyarakat yang saling menjaga dapat berkontribusi pada kesehatan dan umur panjang.
  3. Menghindari Makanan Olahan: Kebiasaan mengonsumsi makanan segar yang tidak diproses menjadi makanan olahan menjadi faktor penting bagi mereka yang hidup hingga usia 100 tahun. Pola makan yang seimbang, dengan penambahan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, lemak sehat, dan protein tanpa lemak, dapat meningkatkan peluang hidup lebih lama.
  4. Minimasi Konsumsi Produk Hewani: Studi tentang Blue Zones menunjukkan bahwa meminimalkan asupan daging dan produk susu dapat membantu memperpanjang umur. Pola makan sekitar 95 persen nabati terbukti menjadi pilihan bagi mereka yang hidup hingga usia seratus tahun.
  5. Menjaga Tingkat Stres Rendah: Sikap positif dan tingkat stres yang rendah juga berperan dalam umur panjang. Orang-orang yang mencapai usia seratus tahun lebih cenderung memiliki sifat kecemasan yang rendah, yang berkontribusi pada kondisi fisik yang baik.
  6. Berhenti Merokok: Merokok memiliki dampak negatif yang signifikan pada kesehatan dan umur panjang. Orang yang hidup sampai usia seratus tahun cenderung tidak pernah merokok, dan kebanyakan yang mencapai usia tersebut adalah mantan perokok. Berhenti merokok menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan umur panjang.

Meskipun tidak semua faktor dapat dikendalikan, membuat pilihan sehat sehari-hari dapat membantu menjaga kesehatan dan memperpanjang umur.

Semua kebiasaan di atas menjadi petunjuk berharga bagi mereka yang ingin hidup lebih lama dengan kualitas hidup yang baik.