Kemenhub Tambah Kuota Mudik Tahun Ini Hingga 10 Ribu Orang

oleh
oleh

BANDUNG, JPMN – Kementerian Perhubungan bersama para operator transportasi telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2024.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program mudik gratis yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pada tahun ini, Ditjen Hubdat kembali membuka pendaftaran mudik gratis menggunakan sarana transportasi bus dengan kuota sebanyak 10.000 orang untuk arus mudik dan balik Lebaran 2024/Idul Fitri 1445 Hijriah.

Dalam keterangan resminya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Hendro Sugiatno, menyebutkan bahwa kuota ini diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan kesempatan untuk mudik secara gratis.

Sistem pendaftarannya pun tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni sistem siapa cepat dia dapat.

Hendro juga menjelaskan bahwa sebelumnya Ditjen Perhubungan Darat telah membuka pendaftaran mudik gratis sejak 6 Maret 2024 dengan kuota 30.088 orang untuk arus mudik dan balik.

Kuota tersebut telah terpenuhi pada kota tujuan mudik dan arus balik. Dari kuota 10.000 orang yang dibuka kembali, jumlah penumpang arus mudik mencapai 8.680 orang dan arus balik sebanyak 1.320 orang.

Pendaftaran untuk kuota tersebut dilaksanakan melalui aplikasi MitraDarat mulai Sabtu, 30 Maret 2024, pukul 08.00 WIB. Pendaftaran akan ditutup saat kuota sudah terpenuhi seluruhnya.

Kemenhub juga telah menetapkan 26 kota sebagai tujuan mudik, antara lain Garut, Cirebon, Blora, Boyolali, Cilacap, Tegal, Demak, Jepara, Kebumen, Klaten, Magelang, Madiun, Pati, Malang, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Sragen, Solo, Wonosobo, Tulungagung, Tuban, Wonosari, Bengkulu, Palembang, dan Lampung.

Sedangkan untuk kota asal keberangkatan arus balik, terdapat tujuh kota, yaitu Semarang, Purwokerto, Solo, Surabaya, Wonogiri, Yogyakarta, dan Madiun.

Hendro menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan upaya pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk mengurangi jumlah pemudik dengan sepeda motor, terutama untuk perjalanan jarak jauh.

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk merayakan momen lebaran bersama keluarga tanpa harus khawatir dengan biaya transportasi.