Anak lelaki ini usianya memang baru 19 tahun, namun ia telah berhasilĀ membobol ribuan situs atau lebih tepatnya sekitar 4.600 situs, mulai dari situs pemerintah pusat dan daerah, ojek online sampai situs POLRI pernah dikerjainya.
Ia bernama Haikal alias SH, yang menjadi menarik ternyata ia telah mempelajari teknik membobol situs secara otodidak, kebanyakan cara hacking yang ia pelajari didapatnya melalui artikel yang dicari menggunakan Google.
Yang dilakukan Haikal terhadap situs yang menjadi targetnya adalah dengan cara melakukan deface atau mengubah tampilan halaman depan situs tersebut.
Apa yang dilakukan Haikal tidak semata mencari keuntungan, tapi ia juga sering meretas situs lembaga tertentu hanya untuk sekedar mencoba kemampuannya atau sebagai aksi unjuk gigi diantara para hacker yang akan membuat dirinya ‘naik kelas’ dilingkungan para peretas.
Belakangan Haikal telah berhasil meretas situs tiket.com dan citilink.com, dengan membobol dua situs itu Haikal bisa mendapatkan keuntungan hingga 4,1 miliar.
Karena aksinya tersebut Haikal telah diburu polisi selama kurang lebih 4 bulan dan membuat Haikal harus berpindah-pindah tempat.
Untuk melakukan aksinya itu Haikal tidak sendirian, namun ia telah dibantu oleh sejumlah anak buahnya yang memiliki usia yang lebih tua serta pendidikan yang lebih tinggi dari Haikal.
Pada hari Kamis tanggal 30 Maret 2017 kemarin, Haikal telah berhasil diringkus oleh petugas Siber Bareskrim Polri di perum Pesona Gintung Residen, Tangerang Selatan. Tiga orang anak buah Haikal sebelumnya telah lebih dulu dibekuk polisi di Balikpapan, Kaltim.
Semoga tindakan yang dilakukan Haikal dan teman-temannya tidak diikuti oleh remaja yang lain, karena apa yang dilakukannya ini merupakan aksi kriminal yang bisa menyeret pelakunya ke penjara.
Kredit Foto: Pixabay










