Arena pemecahan rekor muri Tangkap Ikan Terbanyak yang agendanya akan diselenggarakan di Cibuluh Tanjung Siang Subang akhirnya setelah melalui rapat dan evaluasi di pindahkan ke Leuwi Nangka yang terletak di Kampung Werasari Kelurahan Dangdeur Subang.
“Sungai Ciseupan di Desa Cibuluh itukan sungai alam debit air tidak bisa kita prediksi dan rekayasa juga melihat curah hujan yang tinggi dikhawatirkan mengancam keselamatan maka secara teknis setelah dilakukan analisa dan kajian dengan semua dinas terkait, dinas kesehatan dan tim panitia lainnya mengusulkan kepada Ibu Plt Bupati untuk memindahkan tempat lalu di carilah lokasi pengganti dan di setujui di Bendungan Leuwi Nangka karena itu kan saluran irigasi sehingga debit airnya bisa kita rekayasa karena ada pintu airnya” Ujar Plt Kepala Dinas kesehatan Subang Dr. Hj. Dwinan Marchiawati, MARS melalui Kasie Hukum Dinkes Subang sebagai Ketua Koordinator Lapangan Rekor Muri Tangkap Ikan Tommy Hidayat, AMk.,S.Km . kepada jabarpublisher.co pagi tadi 31/03/2017.
Untuk persiapan sebelumnya Panitia telah membersihkan bagian dasar jalur sungai Leuwi Nangka sepanjang 3 KM guna mengantisipasi adanya benda – benda tajam namun untuk lebih aman panitia menganjurkan untuk memakai alas kaki pada saat menangkap ikan nanti.
“Tim P3K akan menerjunkan kurang lebih sepuluh persen dari peserta yang diperkirakan sekitar 2500an jadi dari 40 puskesmas mengirimkan 1 tim P3K selain itu peserta harus diatas 17 tahun dan dalam keadaan sehat dan kalau bisa ada keterangan sehat dari Puskesmas setempat” Imbuhnya.
Peserta merupakan perwakilan dari OPD dan kecamatan – kecamatan minimal 30 0rang selain itu SMA/SMK sederajat sudah di undang juga masyarakat luas selain itu pada saat penangkapan tidak diperkenankan memakai alat bantu. [HzH]










