
Subang, JP- Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, terus mengingatkan warga nasyarakat Kabupaten Subang, untuk menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS,red).
menurut kepala bidang (kabid,red) Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi, PHBS sangat penting untuk mengantisipasi penyebaran penyakit menular.
“Pada musim penghujan ini, yang diperlukan dalam gerakan PHBS itu adalah gerakan 3 M, Menutup, Mengubur, Menguras. ini dilakukan, untuk mencegah penyebaran penyakit debab berdarah dengue (DBD,red),”ujar Maxi kepada jabarpublisher.co, Rabu (14/11/2018).
Dengan menerapkan gerakan 3M, tambah Maxi, penyebaran penyakit DBD dapat ditekan penyebarannya. “Untuk tahun 2018 ini, Alhamdulillah, jumlahnya berkurang, kasusnya sebanyak 108 orang, dan yang meninggal 1 orang. jumlah tersebut, jika dibandingkan dengan 5 tahun terakhir, terjadi penurunan yang signifikan,”jelas Maxi.
Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, tambah Maxi, total kasus penderita DBD di Kabupaten Subang, sebanyak 1.400 pasien. “Kasusnya terjadi di Kecamatan Subang, Pagaden, Cisalak, Kasomalang, dan Jalancagak. Saya berharap, agar masyarakat terus menggalakan gerakan PHBS dilingkungannya,”tambah Maxi.
grakan 3 m dimaksud, menurut Maxi, yakni dngan cara menutup tempat penyimpanan air, mengubur kaleng, botol, batok bekas kelapa, minuman unggas yang sudah
tidak terpakai, Menguras bak mandi pada waktu yang sudah di tentukan.
“Dan khususnya bagi anak-anak yang masih sekolah, diharuskan memakai kaos kaki yang tebal menutupi panjang kakinya, serta bagi yang memiliki anak masih bayi,
balita di saat anaknya tidur, diharuskan memakai kelambu supaya nyamuk itu tidak bisa menggigitnya,”tegas Maxi.(mat)










