Subang, JPMN – Innalillahi wainnailaihi rojiun. Kabupaten Subang kembali diselimuti awan duka mendalam. Seorang ulama, pendidik, sekaligus aktivis Nahdlatul Ulama yang senantiasa mendedikasikan hidupnya untuk umat, Kyai Abdul Hanan S.Ag, M.Pd—yang akrab disapa Kang Hanan—telah dipanggil oleh Sang Pencipta pada Jumat, 18 September 2026.

Beliau yang menjabat sebagai Wakil Ketua PCNU Kabupaten Subang sekaligus Kepala Madrasah di MIN 3 Subang ini wafat meninggalkan teladan ketulusan dan kebaikan yang begitu membekas di hati para sahabat, murid, serta keluarga besar Nahdliyin.
Pergi di Hari Penuh Berkah, Dikenang karena Keistiqamahannya
Kabar kepulangan Kang Hanan menyebar dengan cepat melalui berbagai grup percakapan, membawa gelombang duka yang mendalam. Salah satu pengurus PCNU Subang, Kyai AA Sutisna, menyampaikan kesaksian penuh haru atas kepergian almarhum:
“Innalilahi wainnailaihi rodziun telah berpulang kerahmatullah guru kami, sahabat kami Kang Abdul Hanan, beliau merupakan aktivis NU senior. Insya Alloh husnul khatimah, meninggal di hari Jumat yang penuh berkah ini. Kami atas nama keluarga dan organisasi memohon maaf apabila ada salah dan khilaf beliau semasa hidupnya, dan bila ada utang piutang bisa menghubungi saya.”
“Semasa hidupnya, Kang Hanan dikenal sebagai sosok yang tak kenal lelah mengabdi. Beliau membagi waktunya antara membimbing umat di organisasi Nahdlatul Ulama dan mendidik generasi bangsa di dunia madrasah, Ketulusan hatinya dalam membimbing membuat beliau dicintai banyak kalangan” Imbuh KH Satibi selaku Pimpinan PCNU Subang.
Peristirahatan Terakhir di Sisi Sang Guru
Saat ini, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang terletak di Dusun Jungklang, Desa Mulyasari, Kecamatan Binong. Rencananya, almarhum akan dikebumikan bakda salat Jumat di kampung halamannya di Dusun Pungangan, Desa Rancabogo, Kecamatan Patokbeusi.
Tempat peristirahatan terakhir beliau berada tepat di dekat makam almarhum Kyai Totoh Tola’al Badar, seolah menjadi simbol kebersamaan para pejuang agama yang kini telah berpulang menghadap Alloh SWT.
Selamat jalan, Kang Hanan. Pengabdianmu, senyumanmu, dan ketulusanmu akan senantiasa hidup di dalam dada keluarga besar Nahdlatul Ulama.
Insya Allah, husnul khatimah. Al-Fatihah…[Hz]










