SUMEDANG, JPMN – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) segera hadir di Sumedang, Jawa Barat. MAN Insan Cendekia merupakan salah satu MAN unggulan yang telah banyak melahirkan siswa berprestasi. Kehadiran MAN Insan Cendekia Sumedang akan resmi beroperasi pada tahun ajaran 2024/2025.
Peresmian MAN IC Sumedang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, M. Ali Ramdhani, di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Bandung pada Sabtu pekan lalu. Sementara gedung sekolah di Kabupaten Sumedang masih dalam proses sertifikasi dan pembangunan, pembelajaran untuk sementara akan berlangsung di Gedung A BDK Bandung.
Dalam sambutannya, Ali Ramdhani berpesan kepada para siswa MAN IC Sumedang angkatan pertama untuk memegang teguh prinsip Integritas, Humanis, Spiritual, Adaptif, dan Nasionalisme (IHSAN). “Bangunlah integritas kita di kejujuran. Tetapi kejujuran saja tidak cukup. Penghormatan kita terhadap waktu itu penting, disiplin, dan lain sebagainya,” pesan Kang Dhani, panggilan akrabnya.
Kang Dhani menambahkan bahwa seseorang yang berintegritas senantiasa memberikan penghormatan terhadap apapun, sekecil apapun yang dia terima, dan membalasnya dengan kebaikan. Selain itu, para pelajar juga diharapkan memiliki sifat humanis karena pemimpin masa depan harus memiliki sifat ini. “Lalu spiritual, hal apapun yang anda bangun itu semuanya berada pada dimensi kehambaan kita terhadap Sang Khaliq,” tegasnya.
Selanjutnya, siswa madrasah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Setelah integritas, humanisme, spiritualitas, dan adaptasi, terakhir adalah nasionalisme. Menurut Kang Dhani, calon pemimpin bangsa harus mencintai negaranya. “Gagal sebuah madrasah apabila tidak mampu menciptakan alumni-alumni yang mampu menyebut Hubbul Wathon Minal Iman. Gagal para guru ini kalau anak-anak kita tidak mencintai bangsanya,” ujar Sekjen.
Kehadiran MAN IC di Sumedang diharapkan mampu melahirkan generasi emas penerus bangsa yang unggul tidak hanya dalam bidang ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam penerapan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
“Berbagai madrasah unggulan kita ciptakan. Madrasah-madrasah reguler sampai hari ini juga menyedot minat yang luar biasa dari masyarakat. MAN IC kekuatannya pada sains dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan. Kita berharap melalui kehadiran Insan Cendikia ini lahir putra-putra bangsa yang memahami sains dan teknologi tetapi juga memiliki nilai-nilai keagamaan yang kokoh,” tandasnya.
Peresmian MAN Insan Cendekia Sumedang ini menandai langkah penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang berkualitas dan berintegritas tinggi.










