Menurut Centers for Diseases Control and Prevention, ada lebih dari 5.000 komponen kimia yang ditemukan dalam asap rokok. Ratusan diantaranya sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Berikut adalah beberapa contohnya :
Arsenik – Beberapa senyawa arsenik telah dikaitkan dengan penyakit kanker paru-paru, hati, dan kandung kemih. Arsenik sendiri sering digunakan untuk melestarikan kayu.
1,3 Butadiena – Ini merupakan bahan kimia karsiogenik yang dapat menyebabkan kanker darah tertentu. Butadiena adalah bahan kimia yang sering digunakan dalam pembuatan karet.
Kadmium – logam yang digunakan untuk membuat baterai. Kadmium dapat menyebabkan kanker paru-paru dan telah dikaitkan dengan kanker prostat dan ginjal.
Benzene – Digunakan untuk memproduksi bahan kimia lainnya. Dapat menyebabkan kanker terutama leukimia.
Karbon monoksida dan Nikotin
Karbon monoksida : Merupakan gas berbahaya yang anda hirup saat merokok. Di paru-paru gas tersebut dialihkan ke aliran darah anda. Karbon monoksida juga dapat menurunkan jumlah oksigen yang dibawa dalam sel darah merah.
Nikotin : Yaitu bahan kimia berbahaya dan sangat adiktif. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, denyut jantung, aliran darah ke jantung dan penyempitan arteri.
Dampak buruk rokok bagi kesehatan manusia
- Kanker
Merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru dan sekitar 90% kematian pada pria disebabkan oleh kanker paru-paru ini. Sedangkan pada wanita hanya 80%. Selain itu rokok juga bisa meningkatkan kanker mulut, tenggorokan, laring, dan kerongkongan.
- Jantung
Rokok bisa memengaruhi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Seorang perokok memiliki kesempatan 2 kali lebih besar terkena stroke dibandingkan dengan seseorang yang tidak merokok.
- Sistem integumen (kuku, kulit dan rambut)
Rokok bisa mengubah struktur kulit dan memengaruhi kulit. Sebuah studi menunjukkan bahwa rokok dapat meningkatkan risiko karsionoma sel skuamosa (kanker kulit). Kuku jari tangan dan kaki juga akan terkena dampaknya. Seorang perokok bisa mengalami infeksi kuku jamur. Selain itu, nikotin dalam rokok juga mampu memengaruhi rambut. Studi lainnya menunjukkan bahwa rokok dapat meningkatkan risiko rambut rontok, kebotakan dan beruban.
- Tulang
Dampak buruk selanjutnya dari rokok adalah tulang lemah dan rapuh. Ini lebih berbahaya jika seorang perokok adalah wanita, karena dapat menyebabkan osteoporosis dan patah tulang.
- Otak
Terakhir, seorang perokok memiliki risiko 4 kali lebih besar untuk mengembangkan penyakit stroke. Perlu diketahui bahwa stroke dapat menimbulkan kerusakan otak hingga kematian.
Itulah zat kimia berbahaya dalam rokok beserta dampak buruknya bagi kesehatan. Ada baiknya segera hentikan kebiasaan buruk ini! Toh, menjadikan rokok sebagai konsumsi harian juga tidak memberikan manfaat yang baik untuk tubuh. Badan itu harus dijaga bukan dirusak.
[sumber | kumparan]










