JAKARTA, JPMN – Pada perayaan Idul Adha 1445 Hijriah, warga Jakarta Pusat memilih untuk menggunakan kantong plastik biodegradable sebagai wadah pembungkus daging kurban.
Keputusan ini diambil oleh panitia Masjid Cut Meutia Jakarta Pusat dan disampaikan oleh Muhamad Syarifudin, salah satu anggota panitia. Menurut Syarifudin, penggunaan kantong plastik biodegradable dipilih karena lebih ramah lingkungan dibandingkan kantong plastik konvensional.
“Kita menggunakan plastik yang ramah lingkungan, yang biodegradable,” ujar Syarifudin seperti dilansir dari ANTARA. Langkah ini sejalan dengan imbauan dari pemerintah, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Pemprov DKI Jakarta, yang mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.
Tak hanya Masjid Cut Meutia, Masjid Agung Sunda Kelapa di Jakarta juga mengikuti langkah serupa. Pudji Astuti, Wakil Sekretaris Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa sekaligus Ketua Panitia Idul Adha 1445 Hijriah, menyatakan bahwa pihaknya memilih kantong plastik biodegradable untuk menyalurkan daging kurban tahun ini. Keputusan ini didasarkan pada pengalaman tahun lalu, di mana penggunaan kantong berbahan alami seringkali mudah robek.
“Kita sekarang menggunakan jenisnya -kantong- yang tidak susah hancur,” kata Pudji, menjelaskan bahwa kantong plastik biodegradable lebih tahan lama namun tetap ramah lingkungan.
Apa Itu Kantong Plastik Biodegradable?
Kantong plastik biodegradable adalah jenis kantong plastik yang dapat terurai dengan mudah secara hayati. Berbeda dengan kantong plastik konvensional yang dapat mencemari lingkungan selama ratusan tahun, kantong plastik biodegradable terbuat dari bahan berbasis biopolimer atau polimer organik yang dapat terurai dalam kondisi tertentu.
Namun, laporan UN Environment pada 2015 menyatakan bahwa kantong plastik biodegradable hanya dapat terurai dengan sempurna dalam kondisi suhu di atas 50 derajat Celsius, yang tidak selalu tercapai di lingkungan bebas.
Langkah yang diambil oleh kedua masjid ini merupakan upaya nyata dalam mendukung kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak negatif dari sampah plastik. Diharapkan, penggunaan kantong plastik biodegradable ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam mendukung program-program ramah lingkungan.










