BANDUNG, JPMN – Penemuan jasad bayi di salah satu sumur kontrakan warga di Babakan Ciparay, Bandung, menggegerkan masyarakat setempat. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, ketika seorang warga yang ingin menimba air menemukan bayi tersebut.
Menurut Hadi (40), seorang warga setempat yang menjadi saksi, ia melihat sesuatu yang mengambang di sumur. “Jadi pas dilihat ada yang mengambang setelah dicek ternyata bayi,” ujar Hadi di lokasi kejadian. Karena sumur tersebut cukup dalam, warga enggan untuk mengevakuasi jasad bayi itu sendiri dan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Babakan Ciparay.
Polisi pun bergerak cepat menuju lokasi penemuan jasad bayi tersebut. Panit Reskrim Polsek Babakan Ciparay, Ipda Saragih, menyatakan bahwa jasad bayi tersebut ditemukan pada kedalaman tujuh hingga sepuluh meter. “Setelah kami cek TKP, benar ditemukan di dalam sumur dengan kedalaman tujuh sampai sepuluh meter ditemukan bayi dengan ari-ari masih menempel berjenis kelamin perempuan,” jelas Saragih.
Pihak kepolisian kemudian menghubungi tim Inafis Polrestabes Bandung dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) untuk mengevakuasi jenazah bayi tersebut. Proses evakuasi berjalan lancar berkat kerjasama berbagai pihak terkait.
Setelah berhasil mengevakuasi jasad bayi, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut ke dalam sumur. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi di lokasi kejadian. “Selanjutnya kami akan melakukan penyelidikan mencari pelaku yang membuang bayi tersebut,” tegas Saragih.
Ipda Saragih menambahkan bahwa kasus dugaan pembuangan bayi ini akan diungkap setelah adanya beberapa alat bukti dan keterangan dari saksi. Ia memohon agar masyarakat bersabar dan memberikan waktu kepada pihak kepolisian untuk mengungkap pelaku. “Jadi mohon waktu, mudah-mudahan pelaku dapat kami amankan untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya.
Kejadian tragis ini mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga dan melindungi anak-anak serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan anak. Kasus ini juga menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum untuk segera mengungkap pelaku dan memastikan keadilan bagi korban.










