Tangerang Selatan, JPMN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, mengungkapkan bahwa kenaikan harga bahan pangan yang terjadi saat ini disebabkan oleh euforia masyarakat menjelang Ramadan. Meski demikian, ia memastikan stok bahan pangan di wilayahnya tetap aman hingga 25 Maret 2025.
“Kenaikan ini lebih karena euforia menjelang Ramadan. Selama tidak fluktuatif berlebihan dan tidak terjadi kelangkaan, ini masih dalam kondisi normal,” ujar Bambang pada Minggu (2/3/2025).
Bambang menegaskan bahwa meskipun terdapat kenaikan harga, kondisi tersebut masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga telah menerbitkan surat edaran yang mengatur berbagai ketentuan selama bulan suci Ramadan, termasuk aspek keamanan, tata cara ibadah, distribusi bahan pokok, serta kebijakan pendidikan.
Dalam kebijakan terkait jam kerja, Pemkot Tangerang Selatan tetap menerapkan pengurangan jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagaimana yang telah diberlakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, aturan terkait operasional warung makan juga ditetapkan. Warung makan diperbolehkan beroperasi, namun diwajibkan untuk menutup tempat usahanya dengan tirai hingga pukul 17.00 WIB. Sementara itu, tempat hiburan malam, termasuk panti pijat, akan ditutup sepenuhnya selama bulan Ramadan.
Bambang juga menyampaikan bahwa Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan akan menurunkan tim khusus untuk mengawasi pelaksanaan aturan yang telah ditetapkan dalam surat edaran tersebut.
“Pak Kapolres juga menyampaikan bahwa akan ada tim khusus untuk memantau pelaksanaan surat edaran ini. Kami berkomitmen memastikan kelancaran ibadah dan kehidupan masyarakat selama Ramadan agar dapat menenangkan serta menyenangkan warga,” tambahnya.
Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna membahas ketentuan dan persiapan menghadapi bulan Ramadan 1446 Hijriah. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekda Bambang Noertjahjo.












