Pemkot Bandung Dorong Wisata Edukasi Melalui Industri Pertahanan

oleh
oleh
Pj Wali Kota Bandung Bandung, Bambang Tirtoyuliono saat menerima kunjungan Universitas Pertahanan di Balai Kota Bandung Bandung, Jumat 31 Mei 2024 /Diskominfo Kota Bandung

BANDUNG, JPMN – Pemerintah Kota Bandung tengah mewacanakan sejumlah industri pertahanan untuk menggenjot kunjungan wisatawan ke Kota Bandung. Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menjelaskan bahwa di Kota Bandung terdapat beberapa industri strategis pertahanan seperti PT. Dirgantara Indonesia, PT. Pindad, PT. Len, dan PT. Inti.

“Ini menjadi satu sisi menarik kunjungan wisata. Bandung punya rencana besar industri strategis yang bisa dielaborasikan,” ujarnya saat menerima kunjungan Universitas Pertahanan di Balai Kota Bandung pada Jumat, 31 Mei 2024.

Bambang mengakui bahwa Kota Bandung sedang berupaya mendongkrak kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, Pemkot Bandung tengah dan telah merevitalisasi sejumlah lokasi wisata. “Kami memiliki Braga Beken dan Babakan Siliwangi yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung. Mungkin salah satunya adalah wisata edukasi, seperti Museum Geologi, Gedung Sate, dan sebagainya,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan Prodi Manajemen Pertanahan Unhan RI, Laksamana Muda TNI Dr. Sriyanto, memberikan apresiasi terhadap kenyamanan Kota Bandung sebagai destinasi kunjungan.

“Luar biasa nyaman, kami baru saja masuk, udaranya lebih segar dibandingkan Jakarta. Kemudian hari ini semua pegawai tidak boleh menggunakan kendaraan bermotor, menurut saya salah satu terobosan yang harus diterapkan di daerah lain,” ujarnya.

Sriyanto juga mengungkapkan bahwa di Bandung terdapat 32 industri pertahanan yang memiliki potensi besar. “Bandung memiliki 32 industri pertahanan, ini potensi yang harus dibina bersama, tidak hanya oleh Kemenhan saja tetapi juga oleh daerah,” tutupnya.

Inisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai industri pertahanan dan peran strategisnya dalam pembangunan nasional.

Dengan adanya revitalisasi lokasi-lokasi wisata serta pengembangan industri pertahanan sebagai daya tarik wisata edukasi, Kota Bandung optimis mampu menarik lebih banyak wisatawan dalam dan luar negeri.