SUBANG, JPMN– Bagi para pecinta trekking dan pendaki gunung, awal tahun 2026 ini ada satu destinasi baru yang wajib masuk dalam daftar kunjungan, Curug Mugiri, Destinasi Wisata Curug yang Terletak di Kampung Arjasari, Desa Cikujang, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, air terjun ini menawarkan keindahan tersembunyi (hidden gem) yang tengah naik daun.
Jalur Trekking Ramah Pemula
Menuju Curug Mugiri, pengunjung akan menempuh perjalanan sekitar 1,5 km dari titik pos tiket. Meski medannya berupa jalan setapak yang membelah alam, jalurnya tergolong landai sehingga cocok bagi pemula maupun wisatawan keluarga yang ingin menikmati suasana pegunungan tanpa harus menempuh medan ekstrem.
Sepanjang perjalanan, mata akan dimanjakan dengan udara sejuk dan panorama hijau khas Desa Cikujang. Sekitar 500 meter dari titik awal, pengunjung dapat menyaksikan langsung aktivitas para petani lokal yang sedang menanam atau memanen sayur-mayur dan buah-buahan.
Viral Melalui Media Sosial
Kepopuleran Curug Mugiri tak lepas dari kekuatan media sosial. Usep (40), seorang wisatawan asal Cikole, Lembang, mengaku datang jauh-jauh karena penasaran setelah melihat unggahan yang melintas di beranda TikTok-nya.
“FYP di TikTok tentang Curug Mugiri ini bikin saya penasaran. Kebetulan hobi saya trekking dan sering membuat vlog. Setelah sampai di sini, alhamdulillah air terjunnya memang indah dan rasa penasaran saya terbayar tuntas,” ungkap Usep kepada JPMN Selasa, 06 Januari 2026.. Meski begitu, ia memberikan catatan agar pengelola segera melengkapi fasilitas penunjang. “Jalurnya aman, tapi fasilitas seperti toilet dan mushola memang perlu segera dibangun,” tambahnya.
Dikelola Karang Taruna, Butuh Dukungan Fasilitas
Curug Mugiri secara resmi baru mulai dibuka pada November 2025 lalu. Saat ini, pengelolaannya dilakukan secara swadaya oleh Karang Taruna Desa Cikujang. Dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, yakni Rp5.000,00, pengunjung sudah bisa menikmati keasrian alam Subang.
Ketua Karang Taruna Desa Cikujang, Ian Triana, mengakui bahwa saat ini fasilitas di lokasi memang belum maksimal. “InsyaAllah ke depannya kami akan membangun fasilitas yang memadai seperti toilet dan mushola. Kami juga terus berusaha memperbaiki jalur trekking agar pengunjung merasa lebih nyaman dan aman,” jelas Ian.
Ia pun berharap adanya dukungan dan perhatian dari pemerintah desa maupun daerah agar sarana prasarana di Curug Mugiri bisa segera terealisasi. “Saat ini baru tersedia area parkir saja. Kami sangat berharap bantuan pengadaan fasilitas umum agar potensi wisata desa kami semakin berkembang,” tutupnya.[Hz|Rls]
Tips Berkunjung ke Curug Mugiri
Waktu Terbaik: Pagi hari saat udara masih sangat segar.
Perlengkapan: Gunakan alas kaki yang nyaman untuk trekking (sepatu olahraga atau sandal gunung).
Kebersihan: Mengingat fasilitas masih terbatas, pastikan membawa kembali sampah Anda untuk menjaga kelestarian alam.
Biaya: Siapkan uang tunai kecil untuk tiket masuk dan parkir.












