Jakarta, JPMN – Google baru-baru ini meluncurkan langkah besar untuk meningkatkan keamanan sistem Android, yang berpotensi memengaruhi jutaan pengguna ponsel di seluruh dunia.
Dalam upayanya untuk mengejar ketertinggalan dalam hal keamanan dibandingkan dengan iPhone, Google mengumumkan perubahan besar yang akan membatasi penggunaan aplikasi di perangkat Android lama.
Jika ponsel Anda termasuk yang lebih tua, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk meng-upgrade ke model yang lebih baru.
Fitur Keamanan Baru dari Google
Google menyatakan bahwa mereka berusaha “secara aktif melawan pihak-pihak yang mencoba menipu pengguna atau menyebarkan malware,” sambil memberikan alat untuk melawan penyalahgunaan.
Salah satu upaya tersebut adalah dengan memperkenalkan Play Integrity API, yang memungkinkan pengembang aplikasi untuk mencegah pengguna menginstal atau memperbarui aplikasi dari sumber yang tidak resmi, termasuk toko aplikasi pihak ketiga dan instalasi langsung. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko aplikasi jahat yang dapat merusak perangkat Android.
Namun, langkah terbaru Google ini tidak hanya terbatas pada pengaturan aplikasi. Mereka kini meningkatkan teknologi yang mendukung Play Integrity API di semua perangkat yang menjalankan Android 13 ke atas. Pembaruan ini bertujuan untuk membuat sistem lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih privat.
Selain itu, pembaruan ini juga menggunakan sinyal keamanan berbasis perangkat keras, yang membuatnya lebih sulit bagi para penyerang untuk memanipulasi sistem.
Pengaruh Terhadap Perangkat Lama
Salah satu dampak besar dari pembaruan ini adalah adanya pembagian yang jelas antara perangkat Android lama dan perangkat yang lebih baru. Aplikasi yang menggunakan Play Integrity API akan memberikan respons yang berbeda tergantung pada versi Android yang dijalankan oleh perangkat.
Perangkat yang menjalankan Android 12 atau lebih rendah akan dianggap memiliki integritas yang lebih lemah dibandingkan perangkat dengan Android 13 atau lebih tinggi. Ini berarti bahwa perangkat Android lama akan semakin sulit digunakan untuk aplikasi-aplikasi dengan kebutuhan keamanan tinggi, seperti aplikasi perbankan dan keuangan.
Saat ini, hanya sekitar 55% perangkat Android yang menjalankan Android 13, 14, atau 15, sementara sisanya menjalankan versi Android yang sudah usang. Hal ini menciptakan masalah besar bagi ekosistem Android, yang sudah dikenal memiliki reputasi sebagai sistem operasi yang lebih rentan terhadap ancaman dibandingkan dengan iPhone.
Data dari Zimperium menyebutkan bahwa sekitar 14% ponsel Android yang digunakan di perusahaan tidak dapat diperbarui, yang membuatnya sangat rentan terhadap eksploitasi. Bandingkan dengan hanya 1% iPhone yang mengalami masalah serupa.
Menurut ESET, ponsel yang tidak mendapat pembaruan keamanan dapat dengan mudah menjadi target serangan seiring berjalannya waktu, meskipun perangkat tersebut terlihat masih berfungsi dengan baik.
Keamanan Android vs iOS: Mana yang Lebih Aman?
Android menghadapi risiko malware yang lebih tinggi karena ekosistem terbuka yang memungkinkan penggunaan toko aplikasi pihak ketiga dan instalasi aplikasi dari sumber tidak resmi. Sebaliknya, meskipun Apple memiliki kontrol ketat terhadap aplikasi yang tersedia di App Store-nya, aplikasi yang melanggar aturan Apple masih bisa lolos dan mengeksploitasi celah keamanan yang ada.
Google telah berupaya mengatasi masalah ini dengan berbagai pembaruan, termasuk pembatasan ketat pada aplikasi yang dapat diunduh dan dipasang. Samsung, misalnya, telah menerapkan pembatasan maksimum pada perangkat barunya untuk melindungi pengguna dari potensi ancaman
Pembaruan terbaru ini jelas menjadi sinyal bagi pengguna perangkat Android lama untuk mempertimbangkan mengganti ponsel mereka dalam waktu dekat. Dengan pembaruan keamanan yang semakin ketat, ponsel tanpa pembaruan terbaru akan semakin sulit untuk digunakan, terutama untuk aplikasi dengan tingkat keamanan tinggi. Jika Anda menggunakan perangkat Android yang sudah tua, kemungkinan besar Anda akan membutuhkan perangkat baru pada tahun 2025 untuk menjaga keamanan dan fungsionalitas perangkat Anda.












