Warga Kota Cirebon Antusias Tukarkan Uang Baru

oleh
oleh

CIREBON – Tempat penukaran uang pecahan jelang lebaran digelar Bank Indonesia bekerjasama dengan tujuh bank lainnya di halaman Masjid Raya At-taqwa Kota Cirebon, Senin (26/5/2018) diserbu ratusan warga.

Antusias warga terlihat rela antre demi mendapatkan uang pecahan tersebut. Bank Indonesia juga memberikan sosialasi kepada masyarakat untuk mengenali uang rupiah, selain itu BI juga memberikan doorprize bagi masyarakat yang mampu menjawab pertanyaan dalam acara tersebut.

Abdul Madjid Ikram Kepala Kantor Perwakilan BI Cirebon mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan selama seminggu.
“Kami mengharapkan masyarakat bisa mendapatkan uang pecahan. Secara umum kami menyiapkan Rp59 Triliun, utamanya digunakan untuk penukaran oleh perbankan,” ujarnya kepada jabarpublisher.co

Di kas keliling di At-taqwa inj kami menyediakan sekitar 6 sampai milyar. Khusus kepada perusahaan menukarkan uang melalui bank yang menjadi nasabah perusahaan.

“Tahun ini kami memperkirakan 22 persen kenaikan peningkatan dari tahun lalu, karena laju perekonomian semakin baik dan minat masyarakat untuk menggunakan uang kartalnya masih cukup tinggi di wilayah Ciayumajakuning. Kami juga akan membuka counter penukaran uang di rest area pintu tol Cipali 166km pada tanggal 7-8 Juni mendatang, tujuannya adalah agar pemudik juga bisa terlayani”, tandasnya.

Sementara itu Abdul Majid Ikram juga menerangkan, menurut BI data uang palsu sampai April 2018 yang ditemukan ada sekitar 2104 lembar, pada tahun sebelumnya yaitu 6093, artinya mengalami penurunan yang sangat signifikan.
“Kami sangat mengapresiapkan kepada masyarakat yang sangat peduli dan mulai memahami ciri mata uang.
Menurut informasi perbankan, ditemukan uang palsu biasanya di pasar tradisional, banyak pedagang yang masih tertipu.
Untuk itu kami gencar memberikan sosialisasi kepada para pedagang agar memahami dan mengenali ciri khas uang asli, bahkan kami juga menyarankan agar pedagang juga menggunakan Non Tunai”, jelasnya.[supriatna]