JPOL – Sejumlah perusahaan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mulai melakukan penyuntikan Vaksin Gotong-royong. Vaksinasi Covid-19 itu dilakukan secara bertahap karena suplai yang terbatas kepada perusahaan.
Vaksin Gotong-royong itu diberikan salah satunya kepada PT South Pacific Viscose (SPV), Kecamatan Babakancikao Kabupaten Purwakarta.
“Tim klinik kami sudah melaksanakan Vaksinasi Gotong-royong sejak Kamis (29 Juli 2021) kemarin,” kata Presiden Direktur SPV, Sri Aditia, Jumat, 30 Juli 2021.
Perusahaan tersebut diakui telah mendaftar untuk mengikuti program Vaksinasi Gotong-royong sejak awal diadakan oleh pemerintah pusat. Namun, Aditia menyebut dosis yang tersedia di Kamar Dagang Indonesia diketahui masih terbatas.
“Kami hanya mendapatkan (vaksin) untuk 300 orang atau 600 dosis,” ujar Aditia seusai penyerahan bantuan SPV untuk Pemerintah Kabupaten Purwakarta di Taman Mayadatar. Selanjutnya, mereka akan mendapatkan Vaksin Gotong-royong untuk 500 orang.
Aditia mengatakan, sambil menunggu suplai vaksin, para karyawan juga melakukan vaksinasi mandiri. “Seperti saya misalnya, (melakukan vaksinasi) ke Puskesmas. Jadi, sudah ada lebih dari 400 orang (karyawan yang divaksinasi secara mandiri),” ujarnya.
Ia menargetkan vaksinasi Covid-19 mencakup 70 persen dari total 1.700 karyawan di perusahaannya. Penyuntikan vaksin diharapkan dapat mengurangi dampak Covid-19 pada karyawan dan resiko gangguan operasional perusahaan.
Pihak SPV mendapatkan apresiasi khusus dari Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. Menurutnya, upaya penanganan Covid-19 yang dilakukan pihak perusahaan sangat baik dan cepat dibandingkan perusahaan lainnya.
“Memang PT SPV ini kami jadikan percontohan dengan tiga perusahaan yang lain dalam penanganan karyawan yang terkonfirmasi positif COVID-19,” kata Anne seusai menerima penyerahan bantuan SPV untuk Pemerintah Kabupaten Purwakarta di Taman Mayadatar.
Selain melakukan penelusuran secara mandiri terhadap kontak erat, pihak perusahaan juga menyediakan tempat karantina karyawan dan keluarganya. Karena itu, Anne mengapresiasi keberhasilan mereka menurunkan jumlah karyawan yang terpapar.
Anne juga mengucapkan terima kasih atas bantuan perusahaan kepada Pemda Purwakarta. Menurutnya, bantuan berupa ratusan unit APD dan kebutuhan medis lain akan sangat membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.
“Bantuan ini akan kami serahkan ke tim pemulasaraan jenazah dan tim pemakaman yang saat ini memang sangat membutuhkan APD,” ujar Anne. Sedangkan, terkait Vaksin Gotong-royong, pemerintah daerah hanya mendapatkan laporan dari perusahaan karena dilakukan secara mandiri.
Sumber: Pikiran-Rakyat.com










