Jakarta, JPMN — Setelah dipecat dari kursi pelatih tim nasional Indonesia pada 6 Januari 2025, Shin Tae-yong saat ini tidak memiliki klub dan memilih untuk beristirahat sejenak dari dunia sepak bola.
Keputusan mendadak PSSI untuk mengakhiri kontrak pelatih asal Korea Selatan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat kontraknya sebenarnya masih berlaku hingga Desember 2027.
Shin Tae-yong diangkat sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Desember 2019 dan telah memberikan kontribusi besar, terutama dalam membawa tim Merah Putih lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Meskipun pemecatan ini menimbulkan kontroversi, banyak penggemar sepak bola Indonesia yang merasa kehilangan dengan keluarnya Shin Tae-yong.
Dalam akun Instagram pribadinya, anak kandung Shin Tae-yong, Shin Jae-won, mengungkapkan bahwa ayahnya akan kembali ke Korea Selatan untuk beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga. “Dia ingin merefresh pikirannya setelah lima tahun melatih timnas Indonesia,” ungkap Shin Jae-won. Selama beberapa waktu ke depan, Shin Tae-yong tidak akan memikirkan untuk melatih klub baru, melainkan fokus untuk memulihkan tenaga dan menikmati waktu bersama orang terdekat.
Meskipun begitu, Shin Jae-won menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penggemar sepak bola Indonesia yang telah memberikan dukungan luar biasa selama ini. “Terima kasih banyak atas dukungan dan cinta tiada henti yang diberikan kepada keluarga kami,” kata Shin Jae-won.
Sementara itu, PSSI telah menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia untuk menggantikan Shin Tae-yong. Kepergian Shin Tae-yong menjadi momen refleksi bagi banyak pihak yang mengenang prestasi dan perkembangan yang telah ia bawa untuk sepak bola Indonesia.












