BANDUNG, JPMN – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) telah melakukan perbaikan terhadap Standar Operasional Procedur (SOP) di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung. Tindakan ini diambil setelah adanya laporan dari seorang warga mengenai praktik pungutan liar (pungli) dalam layanan parkir di masjid tersebut.
Seorang warga mengungkapkan bahwa ia telah menjadi korban pungli parkir beberapa kali saat berkunjung ke Masjid Raya Al Jabbar. Hal ini menjadi perhatian serius bagi Pemprov Jabar untuk segera mengambil tindakan guna meningkatkan layanan dan mencegah praktik pungli di masjid tersebut.
Faiz Rahman, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jabar, menyatakan komitmen kuat Pemprov Jabar dalam meningkatkan layanan di Masjid Raya Al Jabbar. Pasca laporan tersebut, Pemprov Jabar segera melakukan rapat koordinasi di lapangan, setelah sebelumnya telah melakukan rapat via Zoom yang dipimpin langsung oleh Pj Gubernur.
Hasil dari rapat koordinasi tersebut menyepakati untuk melakukan perbaikan dan penambahan SOP, termasuk pemasangan imbauan terkait tarif parkir dan informasi mengenai lokasi pembayaran parkir. Tujuannya adalah untuk memastikan transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Selain itu, sebagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi hal serupa di masa depan, semua pihak sepakat untuk membuka lebih banyak kanal aduan dari masyarakat. Salah satunya adalah melalui aplikasi Sapawarga yang dikelola oleh Pemprov Jabar, atau melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), dan melalui polisi. Dengan demikian, setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti dan direspon dengan cepat oleh pihak berwenang.
Faiz Rahman menegaskan bahwa praktik pungli dalam bentuk apapun harus dihentikan, dan tidak boleh ada lagi di Masjid Raya Al Jabbar. Petugas yang bertugas di masjid tersebut, yang berjumlah 36 orang dengan sistem bergiliran, telah mendapatkan pembinaan berkala terkait SOP, pelayanan, dan aspek lainnya.
Dengan adanya perbaikan SOP dan langkah-langkah mitigasi yang telah disepakati, diharapkan Masjid Raya Al Jabbar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan transparan kepada masyarakat. Pemprov Jabar berkomitmen untuk terus mengawasi dan memastikan bahwa setiap kegiatan di masjid tersebut berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.










