Melihat Peluang dan Tantangan Timnas Indonesia di ASEAN Cup Championship 2024

oleh
oleh
Skuat Timnas Indonesia yang menghadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kamis (21/3/2024) (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

JAKARTA, JPMN – Timnas Indonesia akan bersaing di Grup B Piala AFF 2024, yang kini bernama ASEAN Cup Championship. Sekilas, grup ini tidak terlihat terlalu sulit untuk dilalui. Dalam kejuaraan yang berlangsung dari 23 November hingga 21 Desember, Indonesia akan bersaing dengan Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos. Lagi-lagi Indonesia berhadapan dengan Vietnam.

Pertemuan antara Vietnam dan Indonesia dalam satu grup bukanlah hal baru. Sejak Kualifikasi Piala Dunia 2022, dilanjutkan dengan Piala AFF 2020, Piala Asia 2023, hingga Kualifikasi Piala Dunia 2026, kedua tim ini terus bersaing.

Namun, berbeda dengan sebelumnya, kini Indonesia tidak lagi khawatir berhadapan dengan Vietnam. Tim Merah Putih telah menunjukkan dominasi mereka dengan memenangkan tiga pertandingan berturut-turut melawan The Golden Dragons di Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Media-media Vietnam mengakui persaingan di Grup B dengan menyebutnya sebagai grup yang sulit. Beberapa bahkan menyebutnya sebagai “grup maut.” Padahal, persaingan di Grup A lebih ketat dengan kehadiran tim-tim juara Piala AFF seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura. Banyak yang menyebut Grup A sebagai “grup neraka.”

Di sisi lain, media-media Indonesia menyebut Grup A bukanlah tantangan berat. Ini bukan berarti meremehkan, tetapi menunjukkan perubahan sudut pandang atau mindset di Indonesia. Timnas Indonesia kini dipandang sebagai calon kuat juara, bukan lagi tim yang dianggap tidak punya masa depan cerah di kejuaraan.

Perubahan perspektif ini masuk akal mengingat Indonesia telah tiga kali berturut-turut mengalahkan Vietnam. Sebelumnya, saat bertemu di Piala AFF 2020 dan 2022, Indonesia hanya bisa meraih hasil imbang atau kalah saat bermain defensif. Kini, dengan permainan yang lebih ofensif dan dominan, Indonesia menunjukkan potensi besar untuk menjadi juara Grup B, mengalahkan runner-up Grup A, dan melaju ke final untuk meraih gelar juara Piala AFF pertama kalinya.

Namun, tantangan besar menanti dalam hal pemanggilan pemain untuk Piala AFF 2024. Banyak pemain Timnas Indonesia yang berkiprah di luar negeri, yang bisa membuat proses pemanggilan menjadi rumit. Piala AFF berlangsung saat mayoritas liga di dunia sedang berjalan, termasuk Liga 1 2024/2025 yang dimulai pada Agustus 2024. Klub-klub bisa enggan melepas pemain mereka jika dipanggil.

Untuk mengatasi ini, PSSI dan operator Liga 1 (PT LIB) perlu merancang jadwal yang bersahabat. Menghentikan liga selama satu bulan, seperti saat Piala Asia 2023, bisa menjadi opsi. Jika tidak memungkinkan, PSSI harus menjalin kesepakatan dengan klub sedini mungkin agar pemain yang dibutuhkan bisa dilepas. Jangan ada batasan jumlah pemain yang dipanggil per klub.

Untuk pemain yang bermain di luar negeri, sebaiknya tidak dipaksakan. Jika mereka menjadi andalan tim di klubnya, biarkan mereka membela klubnya, karena Piala AFF bukan agenda resmi FIFA. Berdasarkan kalender tahunan FIFA, jadwal internasional terakhir 2024 jatuh pada 11-19 November. Artinya, saat Piala AFF dimulai pada 23 November, para pemain tidak bisa dipaksa tetap berada di Timnas.

Dalam situasi ini, diplomasi PSSI sangat menentukan. Sama seperti Piala Asia U-23 2024, diplomasi PSSI dalam menganggap suatu ajang sebagai prioritas bisa menembus halangan dari klub. Namun, ini juga penuh risiko. Jangan sampai muncul persepsi bahwa pemain Indonesia tidak ramah dengan jadwal klub karena selalu diminta membela tim nasional di luar kalender FIFA.

Tahun ini, banyak kalangan berharap Shin Tae Yong dapat mempersembahkan gelar juara sepak bola ASEAN untuk pertama kalinya bagi Indonesia. Ini akan menjadi percobaan ketiga bagi Shin Tae Yong setelah dua edisi sebelumnya hanya berhasil membawa Indonesia menjadi runner up dan semifinalis. Oleh karena itu, pembahasan dengan PSSI perlu dirancang sejak dini untuk memastikan kesuksesan Timnas Indonesia di ASEAN Cup Championship 2024.