BEKASI, JPMN – Proses pemadaman kebakaran di PT Jati Perkasa Nusantara, Bekasi, Jawa Barat, berlangsung dramatis. Tim pemadam kebakaran bekerja keras memadamkan sisa-sisa api yang masih menyala di area pabrik pakan ternak tersebut. Meskipun intensitas api sudah berkurang, personil pemadam kebakaran tetap berjaga untuk mencegah kebakaran kembali membesar.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dismakarmat Kota Bekasi, Namar Naris, mengungkapkan bahwa sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 55 personil saat ini masih disiagakan di lokasi kejadian. “Masih ada personil kita yang melakukan pemadaman. Tapi jumlahnya sudah berkurang karena apinya sudah mengecil,” kata Namar pada Sabtu (2/11/2024).
Jumlah personil dan armada yang diterjunkan saat ini telah berkurang secara signifikan dibandingkan dengan saat awal kebakaran yang terjadi pada Jumat (1/11/2024) pukul 06.00 WIB. Pada saat itu, sebanyak 30 unit armada dikerahkan, termasuk bantuan dari DKI Jakarta dan Kabupaten Bekasi, dengan total personil mencapai sekitar 100 orang.
Kebakaran yang diduga berawal dari ledakan di ruang produksi ini menyebabkan kerugian besar. Sebanyak 12 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, dengan rincian 9 orang meninggal dunia dan 3 orang lainnya mengalami luka berat dan kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Proses pemadaman tidak berlangsung mudah karena kesulitan yang dihadapi tim dalam menembus area bangunan yang terbakar. Untungnya, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi memberikan bantuan satu unit eskavator yang memudahkan tim pemadam dalam proses pemadaman dan evakuasi.
“Kita mendapat bantuan eskavator satu unit, yang memudahkan kami untuk melakukan pemadaman di area yang sulit dijangkau,” tambah Namar.
Hingga saat ini, tim pemadam kebakaran terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyebar. Upaya pemadaman ini diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat, sehingga situasi di sekitar area pabrik kembali aman.












