Jordi Amat: Perjalanan Karier, Naturalisasi, dan Kontribusi Besar untuk Timnas Indonesia

oleh
oleh

Artikel, JPMN – Jordi Amat, seorang pemain sepak bola yang lahir di Barcelona pada 21 Maret 1992, telah menorehkan prestasi di dunia sepak bola internasional. Pemain keturunan Spanyol-Indonesia ini dikenal sebagai bek tengah yang tangguh, dan saat ini membela klub Johor Darul Ta’zim di Liga Super Malaysia. Meskipun memulai karier profesionalnya di Eropa, Jordi memilih untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia pada akhir tahun 2022. Keputusan ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk ikatan keluarga dan keinginan untuk berkontribusi pada kemajuan sepak bola Indonesia.

Ikatan Keluarga dan Motivasi Dinaturalisasi

Keputusan Jordi Amat untuk dinaturalisasi tidak terlepas dari pengaruh darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya. Nenek Jordi berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, yang membuatnya merasa memiliki hubungan emosional yang kuat dengan Indonesia. “Motivasi utama saya adalah ikatan darah dengan Indonesia. Nenek saya berasal dari Makassar, dan saya merasa terhormat bisa membela negara yang merupakan bagian dari warisan keluarga saya,” ungkapnya. Keputusan ini juga dipengaruhi oleh keyakinannya bahwa sepak bola Indonesia memiliki potensi besar yang bisa berkembang lebih jauh, dan dia ingin turut berkontribusi dalam upaya tersebut.

Awal Ketertarikan Bermain untuk Indonesia

Jordi pertama kali tertarik untuk membela Timnas Indonesia ketika mengetahui lebih banyak tentang warisan keluarga dari Indonesia. Proses ini semakin diperkuat ketika PSSI menghubunginya pada tahun 2022, menawarkan kesempatan untuk dinaturalisasi. Ketertarikan ini tidak hanya berdasarkan ikatan keluarga, tetapi juga karena Jordi melihat peluang untuk memberikan dampak positif bagi tim nasional Indonesia. Proses naturalisasinya selesai pada November 2022, dan Jordi secara resmi memulai debutnya bersama Timnas Indonesia pada Desember 2022 di ajang Piala AFF 2022.

Tantangan dalam Proses Adaptasi

Sebagai pemain yang telah memiliki pengalaman bermain di berbagai liga top Eropa, termasuk Spanyol dan Inggris, Jordi menyadari bahwa ada perbedaan besar antara sepak bola Eropa dan Indonesia. Proses adaptasi tersebut menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya. “Sepak bola di Indonesia lebih cepat dan lebih fisik, tetapi saya berusaha menyesuaikan diri dengan gaya permainan di sini,” ujar Jordi. Meskipun begitu, dukungan dari pelatih dan rekan setimnya telah mempermudah proses adaptasi, meski ekspektasi terhadap dirinya sebagai pemain naturalisasi sangat tinggi.

Kontribusi untuk Timnas Indonesia

Dengan pengalaman bermain di Liga Spanyol dan Inggris, Jordi membawa nilai tambah bagi Timnas Indonesia. Sebelumnya, ia pernah membela Timnas Spanyol di berbagai kelompok umur, termasuk U-21. Pengalaman internasional tersebut menjadikannya sosok yang berharga dalam membangun pertahanan Timnas Indonesia. Sebagai kapten di Piala Asia 2023, peran Jordi sangat diharapkan untuk memimpin tim menghadapi lawan-lawan berat seperti Jepang, Irak, dan Vietnam.

Kesimpulan

Jordi Amat tidak hanya memilih untuk membela Timnas Indonesia karena faktor keluarga, tetapi juga karena keinginannya untuk memberikan kontribusi nyata bagi sepak bola Indonesia. Meski menghadapi berbagai tantangan dalam adaptasi, pengalamannya di liga top dunia memberikan fondasi kuat bagi dirinya untuk membantu Timnas Indonesia mencapai prestasi yang lebih tinggi di kancah internasional.