Donald Trump Menangkan Pilpres AS, Sosok Miliarder Flamboyan yang Mengubah Lanskap Ekonomi

oleh
oleh
Donald Trump
Donald Trump

JAKARTA, JPMN – Donald Trump kembali memenangkan Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS), membawa dampak besar pada ekonomi AS dan dunia. Dikenal sebagai miliarder flamboyan dengan gaya khasnya, Trump adalah sosok yang tak asing dalam dunia bisnis.

Putra dari taipan real estat New York, Fred Trump, ia memulai karirnya dengan modal kecil dari ayahnya sebesar $1 juta, kemudian bergabung dengan perusahaan keluarganya yang kelak ia pimpin.

Trump mengambil alih Trump Organization pada tahun 1971, dan di bawah kepemimpinannya, bisnis keluarga berkembang dari unit-unit perumahan di Brooklyn dan Queens menuju proyek-proyek mewah di Manhattan. Salah satu proyek ikoniknya adalah Trump Tower di Fifth Avenue, properti yang kini menjadi simbol kejayaan Trump. Ia juga mengubah wajah Commodore Hotel yang usang menjadi Grand Hyatt yang mewah.

Tak hanya properti, Trump memperluas bisnisnya dengan mendirikan kasino, kondominium, dan lapangan golf yang tersebar di berbagai wilayah seperti Atlantic City, Chicago, Las Vegas, hingga ke India, Turki, dan Filipina. Menurut Forbes, Trump memiliki kekayaan mencapai $6,2 miliar, menjadikannya salah satu orang terkaya di dunia.

Kemenangan Trump Dorong Pasar Saham AS

Terpilihnya Trump untuk kali kedua memberikan angin segar bagi pasar saham AS. Pada Rabu (6/11/2024), indeks-indeks utama Wall Street melesat, dipicu oleh spekulasi kebijakan Trump yang pro-bisnis, termasuk pemotongan pajak perusahaan, penurunan tarif, dan deregulasi yang dinilai menguntungkan. Dow Jones naik lebih dari 3 persen, sementara S&P 500 menguat lebih dari 2 persen, dan indeks saham kecil Russell 2000 melonjak sekitar 4,8 persen, mencapai level tertinggi dalam hampir tiga tahun.

“Semangat bisnis dapat dihidupkan kembali melalui pendekatan pro-bisnis Trump, yang berpotensi mengarah pada peningkatan belanja modal dan lingkungan investasi yang lebih kuat,” ungkap Jeff Schulze, ahli strategi pasar dari ClearBridge Investments, kepada Channel News Asia.

Trump Media & Technology Group (TMTG), yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Trump, turut mengalami lonjakan saham sebesar 6 persen. Meskipun perusahaan tersebut hanya mencatatkan pendapatan $1 juta pada kuartal terakhir, sahamnya mengalami peningkatan lebih dari tiga kali lipat sejak posisi terendah pada akhir September. Kepemilikan Trump di perusahaan ini bernilai sekitar $4,2 miliar, naik dibandingkan sebelumnya yang tercatat pada $3,9 miliar pekan lalu.

Kemenangan Trump dan kebijakan pro-bisnisnya diharapkan membawa dampak positif bagi ekonomi AS, khususnya dalam sektor bisnis dan investasi, sekaligus memberikan tantangan baru bagi politik dan ekonomi global.