Asep Sunandar Sunarya: Menjaga dan Mengembangkan Seni Wayang Golek

oleh
oleh

Artikel, JPMN – Asep Sunandar Sunarya, putra dari dalang terkenal Abeng Sunarya, tumbuh dengan kecintaan terhadap wayang golek yang ditanamkan sejak kecil. Beliau mewarisi keahlian mendalang serta filosofi hidup dari sang ayah, yang selalu ia terapkan dalam setiap karyanya. Filosofi utamanya adalah bahwa “Hidup harus memberikan manfaat bagi orang lain,” yang ia sampaikan melalui pertunjukan wayang golek yang sarat dengan pesan moral dan kritik sosial.

Meskipun menghadapi tantangan dari modernisasi dan persaingan dengan hiburan digital, Asep terus berinovasi agar wayang golek tetap relevan bagi generasi muda. Inovasi-inovasi tersebut dilakukan tanpa menghilangkan esensi tradisional dari wayang golek, seperti menjaga keaslian karakter dan dialog, namun dengan menambahkan elemen-elemen baru seperti cerita kontemporer dan teknologi modern.

Asep juga berharap pemerintah dan masyarakat dapat lebih mendukung seniman tradisional melalui berbagai bentuk bantuan dan apresiasi. Baginya, seni tradisional adalah identitas yang harus dirawat dan dikembangkan oleh generasi penerus, agar tetap hidup dan relevan di masa depan. Pesan Asep untuk generasi muda adalah untuk terus belajar dan berkarya, menjaga dan melestarikan seni budaya Indonesia.