Artikel, JPMN – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebutkan bahwa 500 anggota komponen cadangan (komcad) yang baru dilantik di Banjar Baru, Kalimantan Selatan, akan diproyeksikan untuk memperkuat pertahanan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Para anggota komcad ini, yang terdiri dari warga sipil dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara, telah menjalani latihan dasar kemiliteran selama dua bulan di Rayon Induk Militer VI/Mulawarman.
“Pembentukan komponen cadangan di Kodam VI/Mulawarman merupakan upaya untuk membangun pertahanan negara di Pulau Kalimantan dan membantu mengamankan Ibu Kota Nusantara,” kata Prabowo seperti dikutip dari Antara, Rabu (11/9).
Prabowo menjelaskan bahwa komponen cadangan adalah bagian dari strategi pertahanan berlapis untuk menjaga kedaulatan NKRI. Dalam menghadapi agresi musuh, pertahanan militer harus menggunakan kualitas terpadu dan taktik perang gerilya, didukung oleh teknologi modern dan melibatkan seluruh elemen kekuatan nasional, termasuk komponen cadangan.
Ia menegaskan bahwa keberadaan komponen cadangan diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara, khususnya Pasal 1 ayat 9, yang mengatur mobilisasi sumber daya nasional untuk memperkuat komponen utama, yaitu prajurit TNI. Saat dimobilisasi oleh Presiden RI dengan persetujuan DPR RI, anggota komcad berstatus sebagai kombatan dan tunduk pada aturan militer. Namun, saat tidak dimobilisasi, mereka tetap warga sipil yang tunduk pada sistem pidana dan peradilan umum.
“Saudara harus bisa menempatkan diri dengan baik agar sesuai dengan ketentuan tersebut,” kata Prabowo, sambil meminta anggota komcad baru untuk menjaga wibawa dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
Program komponen cadangan, yang merupakan rintisan Menhan Prabowo, dimulai pada 2021 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2021. Sejak 2021 hingga September 2024, sebanyak 9.074 warga sipil telah ditetapkan sebagai anggota komponen cadangan untuk mendukung kekuatan tiga matra TNI.
Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Letjen TNI Tandyo Budi Revita mengungkapkan bahwa dalam waktu dua minggu ke depan, akan ada penerimaan 500 anggota komcad matra darat di Kalimantan Timur sebagai bagian dari Gelombang II Tahun 2024. “Rekrutmen tahun ini fokus di Kalimantan, terutama di wilayah Kodam VI/Mulawarman, karena IKN ada di wilayah tersebut,” jelas Letjen Tandyo.










