WHO Minta Periksa Dunia untuk Periksa Kasus Pneumonia Sejak April 2019, Bisa Jadi Itu Adalah Corona

oleh
oleh
Isolasi Pasien Corona
Ilustrasi Pasien Corona, Foto: ANTARA

JPOL – Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyerukan negara-negara dengan kasus virus corona untuk mengecek kembali kasus-kasus pneumonia yang muncul di akhir 2019. Pasalnya, bisa jadi itu corona seperti yang ditemukan di Prancis.

Hal ini disampaikan juru bicara WHO Christian Lindmeier dalam rapat PBB di Jenewa, Selasa (5/4). Lindmeier mengatakan pengecekan kembali awal mula kasus corona di setiap negara penting untuk memberikan “gambaran yang lebih jelas dan baru” tentang wabah ini.

Pernyataan ini disampaikan WHO setelah rumah sakit di Prancis menemukan corona saat melakukan tes ulang terhadap 24 sampel lama pasien pneumonia.

Dari pengetesan tersebut, satu di antaranya positif COVID-19 pada 27 Desember 2019, hampir sebulan sebelum Prancis mengumumkan kasus pertama corona. Di Eropa, kasus corona juga diyakini menyebar para Januari 2020.

WHO mengatakan, temuan ini “tidak mengejutkan”. Namun Lindmeier mengatakan temuan ini sangat penting untuk menelusuri asal mula virus corona.

“Hal ini memberikan gambaran baru menyeluruh tentang semuanya. Hasil temuan ini membantu untuk memahami lebih baik tentang potensi sirkulasi COVID-19,” lanjut dia.

Di Indonesia, kasus virus corona pertama terdeteksi pada 2 Maret 2020.

Walau diketahui sudah ada di Prancis sejak Desember, namun konsensus para ahli sejauh ini masih meyakini virus corona berasal dari Wuhan, China. Kasus di Prancis dipercaya berasal dari kontak dengan orang dari Wuhan pada Desember sebelum virus ini terdeteksi oleh China.

Dari China, virus corona telah menyebar hampir ke seluruh dunia. Pencatatan resmi menunjukkan lebih dari 3,7 juta orang mengidap corona, 258 ribu lebih meninggal dunia.

Sumber: Kumparan