Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban Idul Adha

oleh
oleh
Sebagai Ilustrasi: Daging anjing di salah satu tempat berjualan daging anjing dan daging babi di Cililitan, Jakarta Timur [suara.com/Erick Tanjung]

BANDUNG, JPMN – Umat Muslim di seluruh dunia tngah merayakan momen spesial yakni Lebaran Idul Adha 1445 Hijriah. Momen ini sangat dinanti karena umat Islam yang sudah berkecukupan dianjurkan untuk berkurban sebagai wujud rasa syukur dan berbagi kepada sesama.

Bagi masyarakat penerima daging kurban, sangat penting untuk mengetahui cara dan tips menyimpan daging kurban di kulkas atau lemari pembeku agar daging tetap awet dan tidak cepat membusuk.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah daging kurban harus dicuci terlebih dahulu sebelum disimpan? Menurut dr. Benny Andista, seorang dokter hewan lulusan Universitas Syiah Kuala, pada dasarnya daging kurban tidak perlu dicuci dengan air.

“Dengan mencuci daging kurban menggunakan air bersih sebelum menyimpan ke dalam kulkas atau lemari pembeku, justru bisa menimbulkan bakteri baru,” jelasnya. Maka dari itu, dianjurkan untuk hanya membersihkan daging tanpa menggunakan air.

Setelah daging dibersihkan, pisahkan daging yang akan disimpan ke dalam kulkas dan daging yang akan dimasak pada hari itu juga. Proses pengemasan daging kurban juga penting. Gunakan wadah yang bersih dan tutup rapat untuk mencegah proses pelembapan yang berlebihan dan menghindari bakteri yang dapat merusak daging.

Setelah dikemas dalam wadah tertutup rapat, masukkan daging kurban ke dalam chiller (lemari pendingin khusus) selama 2 hingga 4 jam. Setelah itu, daging bisa langsung dimasukkan ke dalam freezer kulkas agar strukturnya tidak rusak.

Dr. Benny juga menjelaskan perbedaan masa ketahanan daging kurban jika disimpan dalam chiller atau freezer. Daging sapi mentah yang disimpan dalam chiller bisa bertahan selama 3-5 hari. Sementara, jika disimpan dalam freezer, daging sapi mentah bisa bertahan selama 4-6 bulan.

Untuk daging kambing mentah, jika disimpan dalam chiller, bisa bertahan sekitar 3-5 hari. Sedangkan jika disimpan dalam freezer, daging kambing mentah bisa bertahan selama 6-9 bulan.

Selain penyimpanan, dr. Benny juga memberikan tips mengolah daging kurban dengan benar. Pada proses pemasakan daging kurban, pastikan daging dimasak dengan tingkat kematangan yang sempurna sehingga aman untuk dikonsumsi. “Setelah matang, tempatkan masakan daging pada temperatur yang sesuai. Jangan lupa gunakan air dan bahan mentah yang aman,” tambahnya.

Dengan mengikuti tips ini, diharapkan daging kurban yang diterima bisa disimpan dengan baik dan diolah dengan benar, sehingga dapat dinikmati dengan aman dan tetap lezat. Selamat merayakan Idul Adha!