BANDUNG, JPMN – Suporter setia Persib Bandung, yang dikenal dengan sebutan Bobotoh, harus menerima kenyataan yang kurang menyenangkan. Mereka dilarang untuk hadir di stadion saat tim kebanggaan mereka, Pangeran Biru, bermain pertandingan tandang dalam kompetisi Liga 1 musim 2023/2024.
Pertandingan antara Persita Tangerang dan Persib Bandung yang akan diadakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, pada Senin, 15 April 2024, menjadi salah satu contoh dimana Bobotoh tidak diizinkan untuk memberikan dukungan langsung. Kebijakan ini bukanlah sesuatu yang baru, mengingat regulasi Liga 1 musim ini sudah mengatur tentang pembatasan kedatangan suporter tim tamu.
Vice President Operational PT Persib Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat, telah menyampaikan informasi ini kepada publik. “Kita sudah mengetahui adanya regulasi larangan suporter tamu datang di laga tandang ini. Tapi, kita tetap merasa perlu untuk mengingatkan Bobotoh agar tidak datang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar,” ungkap Andang.
Larangan ini bukan tanpa alasan. Kericuhan dalam pertandingan sepak bola merupakan hal yang perlu diwaspadai, terutama setelah insiden tragis di Kanjuruhan. Indonesia masih berada dalam pengawasan FIFA karena insiden tersebut, sehingga PSSI berusaha keras untuk menjaga agar pertandingan berjalan dengan aman dan tertib.
Ketegangan di akhir musim lalu menunjukkan bahwa ancaman kericuhan masih ada. Meskipun FIFA belum memberikan sanksi langsung terhadap Indonesia, kemungkinan pembubaran liga bisa menjadi konsekuensi jika terjadi kericuhan yang serius di masa depan.
Dalam situasi ini, PSSI dengan tegas menerapkan aturan yang melarang suporter tim tamu hadir di stadion untuk mengurangi risiko kericuhan. Meskipun ini mungkin mengecewakan bagi Bobotoh yang ingin memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangannya, keamanan dan ketertiban menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola.








