Ternyata ngopi bisa bikin bahagia, karena itu kenapa aktivitas ngopi disukai banyak orang, selain rasanya nikmat ternyata ngopi juga bisa bikin peminumnya jadi happy, ngopi juga banyak disukai artis-artis Hollywood.
Namun terlepas dari jumlah tersebut, ada alasan mengapa mereka menggemari kopi. Hasil studi dari Dr. Alan Leviton, Profesor Neurologi di Harvard Medical School, menunjukkan bahwa ngopi bisa bikin bahagia.
Dr Leviton mengatakan bahwa kopi berefek pada peningkatan mood dan suasana hati karena kaya antioksidan. Dari penelitiannya diketahui bahwa orang yang memiliki diet rendah antioksidan.
Selain itu, peningkatan suasana hati saat ngopi juga dipengaruhi karena adanya sifat anti-inflamasi pada kopi. Lalu juga ada kandungan kafein pada kopi.
Jadi, kafein bekerja dengan cara memblokir efek adenosin atau zat kimia otak yang memicu kecemasan dalam darah. Wajar ya bila akhirnya para selebriti dunia sangat menyukai menyeruput kopi di pagi hari karena efek positifnya.
“Kami para wanita sibuk benar-benar membutuhkan kopi di pagi hari. Hariku nggak benar-benar dimulai kalau nggak minum latte,” kata Heidi Klum seperti dikutip laman Shape.
Selama ini kopi ditengarai bisa memicu hormon endorfin. Nah, hormon endorfin inilah yang dapat mendatangkan kebahagiaan bagi seseorang. Untuk itu orang harus mampu memproduksi memproduksi hormon tersebut, agar dia selalu merasa bahagia dan nyaman.
Menurut dokter Jualiana Rosalina Pateh, Konsultan Healthy & Lifestyle Juliet Coffee, hormon endorfin adalah senyawa kimia yang membuat seseorang merasa senang dan bahagia.
“Endorfin adalah hormon kebahagiaan yang memperkuat daya tahan tubuh, melawan penuaan, menjaga sel otak tetap muda, meningkatkan semangat, daya tahan dan kreativitas, serta menurunkan agresifitas dalam relasi antar manusia,” kata dokter yang juga pakar kecantikan kulit itu di Depok.
Pemilik Kafe & Resto Juliet Coffee ini menuturkan bahwa gaya hidup sehat dan aktifitas yang positif, dapat membuat tubuh memproduksi hormon endorfin dengan sendirinya.
“Kopi selain menambah stamina dan energi pada tubuh, juga merangsang hormon endorfin. Karena itu kebiasaan minum kopi dua kali sehari, akan membuat tubuh selalu merasa sehat dan bahagia,” ungkap perempuan yang baru lima tahun terakhir suka minum kopi.
Juliana menuturkan endorfin juga diproduksi oleh kelenjar pituitari yang terletak di bagian bawah otak. Hormon ini bertindak seperti morfin. Bahkan, 200 kali lebih besar efeknya dari pada morfin. “Endorfin ini mampu menimbulkan perasaan senang, nyaman, hingga membuat seseorang berenergi dan penuh semangat,” ujarnya.
Kegunaan hormon endorfin ini cukup banyak, lanjutnya. Antara lain mengatur produksi hormon pertumbuhan dan seksuliatas, mengendalikan rasa nyeri serta sakit menetap, karena diproduksi oleh tubuh manusia sendiri, maka endorphin dianggap sebagai zat penghilang rasa sakit yang terbaik.
Selain itu mengendalikan perasaan stress, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membuat wajah tampak lebih muda 10 tahun dari usia sebenarnya (sebagai anti aging).
Juliana menambahkan bagi kalangan muda untuk apa mencari morfin sintetis dari luar tubuh, jika tubuh bisa memproduksi sendiri?. “Daripada memakai narkoba atau morfin yang mematikan, lebih baik memproduksi endorfin dengan gaya hidup sehat dan positif,” lanjutnya.










