PT KAI Imbau Penumpang Mudik Lebaran 2024 Datang Lebih Awal ke Stasiun Kereta

oleh
oleh
Penumpang menaiki kereta di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (23/12). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

SUBANG, JPMN – Perjalanan kereta api pada masa angkutan lebaran atau musim mudik balik lebaran 2024 dipastikan akan mengalami peningkatan jumlah perjalanan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimbau para calon penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun kereta guna menghindari tertinggalnya kereta akibat kepadatan arus lalu lintas menuju stasiun saat arus mudik.

“Melihat kepadatan jalan raya yang cenderung meningkat di momen menuju mudik Lebaran, atau faktor-faktor lainnya, kami mengingatkan agar pelanggan tetap dapat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi untuk pulang ke kampung halaman, dengan mengatur waktu keberangkatan dari kediaman menuju stasiun keberangkatan,” kata VP Public Relations KAI, Joni Martinus seperti dikutip dari laman PRFM News, Selasa (26/3/2024).

Joni juga menegaskan komitmen PT KAI untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya pada periode angkutan Lebaran, dengan memberikan keamanan dan kenyamanan perjalanan yang mengesankan. Hal ini diharapkan menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk perjalanan mudik yang ceria dan penuh makna.

Berdasarkan data pada Senin, 25 Maret 2024 pagi, tercatat bahwa tiket KA Jarak Menengah/Jauh yang terjual pada periode H-10 (31 Maret) hingga H+10 (21 April) mencapai 1.816.331 tiket atau sekitar 53% dari total tiket yang disediakan sebanyak 3.390.926 tiket. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan berlanjutnya penjualan tiket.

Prediksi puncak arus mudik berdasarkan penjualan tertinggi hingga saat ini diperkirakan terjadi pada tanggal 6 April 2024 atau H-4 Lebaran, dengan total tiket terjual mencapai 122.285 tiket.

Berikut adalah beberapa KA Jarak Menengah/Jauh favorit selama periode Angkutan Lebaran:

  1. KA Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi (PP)
  2. KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan – Ketapang (PP)
  3. KA Bengawan relasi Pasarsenen – Purwosari (PP)
  4. KA Pasundan relasi Kiaracondong – Surabaya Gubeng (PP)
  5. KA Kahuripan relasi Kiaracondong – Blitar (PP)
  6. KA Matarmaja relasi Pasarsenen – Malang (PP)
  7. KA Kertajaya relasi Pasarsenen – Surabaya Pasarturi (PP)
  8. KA Joglosemarkerto relasi melingkar Jawa Tengah
  9. KA Jayakarta relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng (PP)
  10. KA Logawa relasi Purwokerto – Jember (PP)

Joni juga menjelaskan bahwa jika tiket yang diinginkan telah habis terjual, pelanggan memiliki opsi untuk memilih tanggal alternatif atau menggunakan fitur Connecting Train pada aplikasi Access by KAI. Fitur ini akan membantu memberikan pilihan perjalanan dengan menggabungkan jadwal kereta yang tersedia secara bersambung.

Dengan imbauan ini, diharapkan para calon penumpang dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk perjalanan mudik mereka, sehingga dapat menjalani perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar.