JAKARTA, JPMN – Prancis akan mulai menguji kebijakan larangan penggunaan handphone (HP) di sekolah pada bulan September 2024. Menteri Pendidikan Prancis, Nicole Belloubet, menjelaskan bahwa sebanyak 200 sekolah di seluruh negeri akan menerapkan larangan bagi para siswa untuk membawa HP selama berada di lingkungan sekolah.
Menurut Belloubet, kebijakan ini bertujuan untuk mengatur penggunaan HP di kalangan pelajar dan mencegah penyalahgunaan perangkat tersebut selama jam sekolah. Meskipun demikian, dia menekankan bahwa larangan ini bukan berarti menolak penggunaan teknologi digital sebagai sarana pedagogis dalam proses belajar-mengajar.
“Namun, dan saya tegaskan, ini tidak berarti saya menolak pemanfaatan pedagogis (sarana) digital,” ujar Belloubet sebagaimana dilansir dari Antara pada Rabu, 28 Agustus 2024. Inti dari kebijakan ini, jelasnya, adalah untuk memastikan bahwa para siswa tidak menggunakan HP mereka saat berada di sekolah, sehingga mereka dapat lebih fokus pada kegiatan belajar.
Lebih lanjut, Belloubet menyatakan bahwa jika uji coba ini berhasil, maka pada Januari 2025 kebijakan ini akan diberlakukan secara nasional di seluruh sekolah di Prancis. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah Prancis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mengurangi gangguan yang disebabkan oleh penggunaan HP di kalangan siswa.
Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan membantu siswa lebih terlibat dalam kegiatan akademik tanpa terganggu oleh teknologi yang tidak berhubungan dengan pelajaran.












