Subang, JPMN – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Subang terus menunjukkan eksistensinya sebagai pusat literasi yang berkembang pesat. Sejak menempati gedung baru yang diresmikan pada 18 Desember 2023, jumlah kunjungan masyarakat terus mengalami peningkatan setiap bulannya. Hal ini membuktikan bahwa minat baca masyarakat Subang semakin tumbuh dan berkembang.
Fasilitas Lengkap dan Layanan Profesional
Berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 12, Kelurahan Pasirkareumbi, Subang, gedung baru Perpusda Subang dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern yang membuat pengunjung merasa nyaman. Tersedia ruang baca anak, ruang visual, ruang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), aula, mushala, toilet, kantin, serta fasilitas penunjang lainnya. Sembilan pustakawan profesional siap melayani pengunjung dengan ramah dan informatif.
Menurut Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Subang, Yeni Nuraini, S.Sos., M.AP., jumlah kunjungan masyarakat ke Perpusda Subang mencapai angka 6.000 orang pada Januari 2025. “Lonjakan jumlah pengunjung ini merupakan hasil dari berbagai inovasi dan strategi promosi yang telah dilakukan tim Perpusda Subang untuk menarik minat masyarakat agar gemar berkunjung ke perpustakaan,” ujar Yeni.
Strategi Digital dan Kunjungan ke Sekolah
Untuk meningkatkan jumlah pengunjung, Perpusda Subang memanfaatkan berbagai platform digital seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Dengan tim khusus yang mengelola konten kreatif, perpustakaan ini berhasil menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Selain itu, tim Perpusda Subang juga aktif melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan fasilitas dan layanan yang tersedia. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi dan kebiasaan membaca di kalangan pelajar.
Koleksi Buku dan Rencana Pengembangan
Saat ini, Perpusda Subang memiliki koleksi sebanyak 41.229 buku yang telah terdigitalisasi untuk mempermudah akses informasi bagi pengunjung. Kepala Bidang Layanan Perpustakaan Disarpus Subang, Yati Herdiyati, mengungkapkan bahwa idealnya, koleksi buku yang tersedia harus mencapai 600 ribu eksemplar. Oleh karena itu, pihaknya berencana mengajukan permohonan bantuan CSR kepada berbagai perusahaan di Subang guna menambah koleksi buku.
“Sebagian besar pengunjung betah berlama-lama di sini karena fasilitas yang nyaman dan suasana yang sejuk,” kata Yati. Ia juga menambahkan bahwa perpustakaan ini tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan komunitas yang berhubungan dengan literasi.
Pengakuan dari Pengunjung
Salah satu pengunjung, Cecep Muhamad Yusuf, mengaku puas dengan fasilitas yang ada di Perpusda Subang. Menurutnya, selain koleksi buku yang beragam, tersedia banyak ruangan yang dapat digunakan secara gratis oleh komunitas untuk mendukung berbagai kegiatan literasi.
“Perpusda Subang benar-benar mendukung nafas gerakan literasi di Subang. Fasilitas yang disediakan sangat memadai,” ungkap Cecep.
Dengan berbagai inovasi dan strategi yang diterapkan, Perpusda Subang terus berupaya menjadi pusat literasi yang semakin diminati masyarakat. Harapannya, perpustakaan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga Subang.












