Penerbangan Umroh Pertama dari Bandara Kertajati Terwujud 7 November 2022 Mendatang

oleh
oleh

JPOL – Penerbangan perdana bagi jemaah umroh dari Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka akan berlangsung pada 7 November 2022.

Penerbangan perdana umroh dari Bandara Kertajati ini akan melayani rute terbang langsung dari Majalengka ke Arab Saudi.

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia dipastikan siap mengantarkan para jemaah umroh berangkat dari Bandara Kertajati langsung menuju Arab Saudi.

Kabar Bandara Kertajati telah siap melayani penerbangan pertama kali bagi jemaah umroh langsung ke Arab Saudi diungkap melalui akun Instagram PT. BIJB pada 31 Oktober 2022.

“Alhamdulillah, penerbangan perdana umrah dari Bandara Internasional Kertajati akan dilaksanakan pada tanggal 07 November 2022,” tulis keterangan unggahan di akun tersebut.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama pemangku kepentingan memang sudah berencana menyiapkan Bandara Kertajati untuk melayani penerbangan embarkasi dan debarkasi umroh pada November 2022.

Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat memimpin rapat pembahasan kesiapan Bandara Kertajati layani penerbangan umroh, Kamis 18 Agustus 2022 lalu.

“Koordinasi intensif dengan Kemenag dan Pemda terus dilakukan agar persiapannya bisa dilakukan dengan matang,” ujar Menhub Budi.

Budi berharap, pesawat umroh yang berangkat dari Bandara Kertajati bisa melakukan penerbangan langsung (direct flight) ke Arab Saudi.

Dengan adanya penerapan zonasi penerbangan umroh dari Bandara Kertajati oleh Kemenag, diproyeksikan potensi jemaah umroh mencapai 40.000 orang pada periode Januari-Mei 2023.

Serta diharapkan pula adanya penerbangan feeder dari daerah lain, seperti Kalimantan – Kertajati – Jeddah, tentu ini membuat Kertajati lebih ramai.

Kemudian, aksesibilitas transportasi darat dari dan menuju bandara ini juga akan terus ditingkatkan melalui penyediaan angkutan jalan.

Budi juga meminta dukungan Pemda untuk menggencarkan promosi pariwisata untuk menarik minat wisatawan.

Sementara terkait maskapai penerbangan yang melayani perjalanan umroh dari Bandara Kertajati, selain Garuda Indonesia, Menhub mengaku sudah berkoordinasi dengan Lion Air.

Rencananya penerbangan menggunakan Lion Air akan dilakukan 4 flight (jadwal penerbangan) per minggu, sedangkan Garuda Indonesia akan ada 1 flight per minggu.

“Untuk persiapannya, kami telah berkoordinasi dengan sejumlah maskapai yakni Garuda Indonesia dan Lion Air. Insya Allah untuk pertama ada 4 penerbangan. Pada Desember nanti bertambah menjadi 8 penerbangan, paling tidak ada 2 penerbangan untuk umrah,” kata Budi.

via PRFM News