PCNU Subang Gelar MQK Perdana, KH Abdu Manaf: “Jaga Kekhasan NU

oleh
oleh

SUBANG, JPMN – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PCNU Kabupaten Subang sukses menggelar Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) antar Pondok Pesantren se-Kabupaten Subang. Acara yang menjadi ajang adu kecakapan membaca kitab kuning ini berlangsung khidmat dan penuh antusiasme.

Menjaga Tradisi Intelektual PesantrenAcara secara resmi dibuka oleh Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Subang, KH Abdu Manaf, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pelestarian tradisi literasi klasik di lingkungan pesantren.”Program ini adalah kekhasan NU yang tidak boleh hilang. Ini adalah langkah perdana, ke depannya harus terus dilanjutkan dan disempurnakan,” ujar KH Abdu Manaf dalam arahannya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PCNU Kabupaten Subang, KH Satibi, S.Pd.I., M.M., turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan yang dinilai vital dalam menjaga identitas santri tersebut.

Data Peserta dan Cabang Lomba Kompetisi kali ini fokus pada dua kitab monumental yang menjadi rujukan utama di pesantren, dengan total 75 peserta yang berpartisipasi

Kitab Fathul Qorib 43,Kitab Alfiyah Ibnu Malik 22, Total Keseluruhan 65

Catatan: Berdasarkan data yang masuk, terdapat penyesuaian total pada Alfiyah (12+10=22).

Selain jajaran pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kabupaten Subang, acara ini juga dihadiri oleh para pimpinan Pondok Pesantren dari berbagai wilayah di Subang yang mendampingi para santri terbaik mereka.

“Kegiatan MQK perdana ini salah satu agenda menyambut harlah Nahdlatul Ulama ke 100 Masehi atau 103 Tahun Hijriyah diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para santri untuk terus mendalami ilmu alat (Nahwu-Shorof) dan Fiqih, sekaligus menjadi agenda rutin tahunan yang lebih besar di masa mendatang” Pungkas Mulyana selaku Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Subang.[Hz]